SUZUKI

Dosen UNAJA Kembangkan Produk Herbal, Bersama Kelompok Tani Teman Abadi di Kelurahan Mudung Laut Kota Jambi

Dosen UNAJA Kembangkan Produk Herbal, Bersama Kelompok Tani Teman Abadi di Kelurahan Mudung Laut Kota Jambi

Kaprodi S1 Farmasi UNAJA yang juga Ketua Pengabmas saat foto bersama dengan tim dan Kelompok Tani Teman Abadi--

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Dosen Universitas Adiwangsa Jambi (UNAJA), melaksanakan program pengabdian masyarakat stimulus (PKMS) dengan pendanaan yang didapatkan dari DRPM RI tahun 2022. Kegiatan tersebut berjudul "Produksi dan Pemasaran Produk Herbal, Kelompok Tani Teman Abadi di Kelurahan Mudung Laut Kota Jambi. Program pengabdian masyarakat tersebut di ketuai oleh Apt. Septa Pratama., S.Farm., M.Sc.T.H yang juga merupakan Kaprodi S1 Farmasi UNAJA, dan beranggotakan Efandri Agustian, S.E., M.M. Kolaborasi lintas jurusan ini diharapkan mampu mengembangkan potensi terbaik dari Kelompok Tani Teman Abadi. Apt. Septa, sapaan akrab ketua program ini menjelaskan, bahwa PKMS ini  dilaksanakan bersama mitra yaitu Kelompok Tani Teman Abadi, yang berlokasi di Kelurahan Mudung Laut, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi.


Kaprodi S1 Farmasi UNAJA yang juga Ketua Pengabmas Apt. Septa saat menyampaikan materi--

"Mitra ini dipilih karena memiliki potensi yang sangat besar, dimana mereka telah memiliki tumbuhan obat dan belum dimanfaatkan secara optimal," jelas Apt. Septa Rabu (28/9).

Apt. Septa menjelaskan, bahwa Program PKMS ini dilaksanakan selama 5 bulan terhitung dari bulan Juli sampai dengan Desember 2022 mendatang. Beberapa program yang telah dilakukan antara lain, workshop pengolahan pasca panen tumbuhan herbal seperti rimpang jahe, kunyit, temu ireng, kencur, daun pegagan, daun kelor, dan juga bunga telang. kemudian, telah dilakukan pula workshop cara pembuatan simplisia kering yang baik, mulai dari pencucian hingga tahap penyimpanan akhir.

"Bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kota Jambi, kegiatan tersebut tak hanya dihadiri oleh anggota Kelompok Tani Teman Abadi, namun juga dihadiri oleh perwakilan seluruh Puskesmas se-Kota Jambi, yang ingin ikut belajar cara pembuatan simplisia kering vgatas instruksi dari bidang kesehatan tradisional dinas kesehatan Kota Jambi.

"Sebelum penyampaian materi, peserta diminta untuk mengerjakan soal pre-test, yang gunanya untuk mengukur pengetahuan dan pemahaman keterampilan tentang produksi obat herbal. selanjutnya penyampaian materi dan ditutup dengan workshop pembuatan simplisia secara langsung," tambah Apt. Septa.

"Kegiatan berjalan dengan lancar, peserta mengikuti materi dan pelatihan dengan sangat antusias karena ini merupakan hal baru yang belum pernah di dapat oleh mereka," urai Apt. Septa.

Ketua Kelompok Tani Teman Abadi, Abrianto menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena bisa menambah pengetahuan kelompok tani, tentang cara produksi simplisia herbal yang baik dan benar, sehingga kedepan bisa mengembangkan hasil tanam yang kami miliki.

"Harapan kami, kegiatan pengabdian seperti ini dapat terus dilakukan karena sangat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat" kata Ketua Kelompok Tani Teman Abadi, Abrianto.

"Setelah kegiatan pelatihan ini, kami akan mendampingi Kelompok Tani Teman Abadi, untuk bisa langsung mempraktikkan pembuatan simplisia hingga menghasilkan produk unnggulan, misalnya teh celup dan serbuk kering. Kemudian akan didampingi pula proses pemasarannya melalui pembuatan website dan toko online," tandas Apt. Septa. (yos)

Sumber: