Ancaman Banjir Masih Mengintai Jambi, Enam Daerah Status Siaga Darurat Bencana
Curah Hujan di Bungo Sangat Tinggi, Sungai Meluap beberapa waktu lalu--
JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Debit Sungai Batanghari di Kota JAMBI tercatat mengalami penurunan sekitar 15 sentimeter dibandingkan hari sebelumnya.
Meski demikian, kondisi tersebut belum sepenuhnya menandakan situasi aman karena curah hujan masih tinggi di wilayah hulu sungai.
Berdasarkan data penjaga pintu air kawasan Ancol Tanggo Rajo, tinggi muka air Sungai Batanghari pada Selasa (23/12/2025) sore berada di angka 12,45 meter, turun dari 12,60 meter sehari sebelumnya.
Penjaga pintu air Ancol, Syahruddin, mengatakan penurunan debit tersebut masih bersifat sementara dan sangat bergantung pada kondisi cuaca di daerah hulu Sungai Batanghari.
“Air memang sedikit surut, namun ini belum bisa dijadikan patokan. Jika hujan di hulu terus terjadi, debit bisa kembali naik,” ujarnya.
BACA JUGA:Beli Ayla, Pulang Bawa Gran Max Taft Guy: Kisah Iskandar, Pemenang Program Gebyar Merdeka Daihatsu
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, menegaskan bahwa penurunan sementara debit sungai belum menjamin Kota Jambi terbebas dari ancaman banjir. Menurutnya, wilayah hulu Sungai Batanghari, termasuk Sumatera Barat, masih diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi.
“Dengan kondisi cuaca seperti ini, potensi kenaikan debit Sungai Batanghari masih sangat mungkin terjadi,” katanya.
BACA JUGA:Region Head PTPN IV Regional 4 Tinjau Kebun Teh Danau Kembar, Tekankan Pemeliharaan Berkelanjutan
Menyikapi situasi tersebut, Pemerintah Kota Jambi bersama BPBD dan instansi terkait meningkatkan kewaspadaan. Pemantauan debit sungai dilakukan secara intensif, sementara peralatan evakuasi dan logistik telah disiagakan guna mengantisipasi kemungkinan terburuk.
BPBD Kota Jambi juga mengimbau masyarakat, khususnya warga yang bermukim di bantaran Sungai Batanghari, untuk tetap waspada terhadap potensi banjir dan cuaca ekstrem. Jajaran pemerintah hingga tingkat RT diminta mengaktifkan kembali budaya gotong royong, terutama membersihkan saluran air dan selokan guna mengurangi risiko genangan.
BACA JUGA:Bupati H M Syukur Gelar Merangin Berzikir, Doa Selamat Sambut Tahun Baru Masehi 2026
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, menyampaikan bahwa kondisi debit Sungai Batanghari menunjukkan dinamika berbeda antara wilayah hilir dan hulu. Di Kota Jambi terjadi penurunan, namun di wilayah hulu, khususnya Kabupaten Bungo, debit air sempat mengalami kenaikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



