DISWAY BARU

Wakapolri: Percepatan Penanganan Bencana Sumatra Terus Dilakukan

Wakapolri: Percepatan Penanganan Bencana Sumatra Terus Dilakukan

Wakapolri: Percepatan Penanganan Bencana Sumatra Terus Dilakukan. FOTO/ANTARA--

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo mendorong percepatan penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) lewat pengerahan alat berat dan membangun fasilitas air bersih.

Dalam keterangan diterima di Jakarta, Sabtu, Dedi mengatakan berdasarkan laporan dari yang ia terima dari Kapolda Sumut, Kapolda Aceh, dan Kapolda Sumbar, dibutuhkan penggunaan alat berat di lokasi-lokasi terdampak.

BACA JUGA:Banjir Bandang Melanda Dua Kecamatan di Balangan Kalsel

“Dari laporan para Kapolda, kita butuh percepatan dengan sudah melibatkan dan memperbanyak alat berat yang sudah ada,” katanya, dikutip dari antara. 

BACA JUGA:Korlantas Kendaraan Sumbu Tiga Dilarang Lintasi Tol Selama Nataru

Untuk wilayah Aceh, kata dia, Polri telah menyiapkan data dan terus melakukan pembaruan terkait kebutuhan di lapangan.

Pada Aceh Utara dan Aceh Tamiang sendiri, sedikitnya 5 hingga 6 unit alat berat telah disiagakan, terdiri dari ekskavator, buldoser, dan dump truck.

“Untuk Aceh Utara dan Aceh Tamiang, kurang lebih sekitar lima sampai enam alat berat sudah kita siapkan untuk mendukung percepatan penanganan,” ucapnya.

Sedangkan di Aceh Tamiang juga telah disiapkan lima unit alat berat tambahan yang akan diperbantukan.

Sementara itu, di Sumatera Utara, jumlah alat berat yang dioperasionalkan terbilang cukup banyak.

“Sumatera Utara sudah disiapkan oleh Pak Kapolda di beberapa titik, data terakhir kurang lebih ada 21 alat berat yang sudah dioperasionalkan,” katanya.

Selain pengerahan alat berat, Polri juga fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih.

Dedi menyebutkan, terdapat sekitar 300 titik fasilitas air bersih yang harus segera dibangun.

“Saat ini sudah lebih dari 100 yang sudah operasional. Ini terus kita kejar agar kebutuhan masyarakat bisa segera terpenuhi,” katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: