DISWAY BARU

PetroChina Sukses Hijaukan 34 Hektare DAS di Jambi

PetroChina Sukses Hijaukan 34 Hektare DAS di Jambi

PetroChina Sukses Hijaukan 34 Hektare DAS di Jambi-FOTO:ANTARA-

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID -Salah satu perusahaan migas di JAMBI PetroChina telah berhasil melakukan pemulihan ekosistem hutan dan Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai komitmen pemegang Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) serta mitra Pemerintah dan komunitas dalam pengelolaan yang lestari dan berkelanjutan menunjukkan hasil yang signifikan.

BACA JUGA:BPKH Perkuat Sinergi Monitoring dan Evaluasi Bersama Bank Jambi

PetroChina telah sukses melakukan pemulihan ekosistem hutan dan Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai komitmen pemegang Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) serta mitra Pemerintah dan komunitas dalam pengelolaan yang lestari dan berkelanjutan menunjukkan hasil yang signifikan, demikian keterangan resmi PetroChina yang diterima Rabu.

BACA JUGA:Dedy Putra Lantik Donny Inskandar jadi Sekda Bungo

SKK Migas-PetroChina International Jabung Ltd secara resmi telah menyerahkan kembali 34 hektare lahan Kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG) Londerang atas kewajiban PPKH untuk lokasi jalur pipa, fasilitas produksi dan sumur eksploitasi Wilayah Kerja (WK) Jabung di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi kepada Kementerian Kehutanan.

SKK Migas-PetroChina International Jabung Ltd secara resmi telah menyerahkan kembali 34 hektare lahan Kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG) Londerang atas kewajiban PPKH untuk lokasi jalur pipa, fasilitas produksi dan sumur eksploitasi Wilayah Kerja (WK) Jabung di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, kepada Kementerian Kehutanan.

Hasil penilaian ini secara simbolis diserahkan Vice President Operations PetroChina Khomerosa Andhika Jaya kepada Dyah Murtiningsih, Direktur Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kementerian Kehutanan di Jakarta pada akhir pekan lalu.Vice President Operations PetroChina Khostarosa Andhika Jaya kepada Dyah Murtiningsih, Direktur Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kementerian Kehutanan di Jakarta pada akhir pekan lalu.

Hasil penilaian tim penilai lintas instansi yang terdiri dari perwakilan BPDAS Batanghari, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, UPTD KPH Unit XIV Tanjung Jabung Timur, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, dan BPDAS Batanghari menunjukkan keberhasilan vegetasi yang tumbuh mencapai 95,88 persen.BPDAS Batanghari, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, UPTD KPH Unit XIV Tanjung Jabung Timur, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, dan BPDAS Batanghari menunjukkan keberhasilan vegetasi yang tumbuh mencapai 95,88 persen.

“Beberapa vegetasi asli yang tumbuh di area ini adalah jelutung rawa, pulai rawa, balangeran, kayu aro, jengkol, nangka, dan pinang dengan jarak tanam 3x3 meter (1.100 batang/HA) dan tinggi rata-rata tanaman 127,5 cm,” kata Andhika Jaya.balangeran, kayu aro, jengkol, nangka, dan pinang dengan jarak tanam 3x3 meter (1.100 batang/HA) dan tinggi rata-rata tanaman 127,5 cm," kata Andhika Jaya, dikutip dari antara. 

Sejak tahun 2022, PetroChina telah terlibat dalam upaya rehabilitasi DAS dan Kawasan HLG di Tanjung Jabung Timur dan kemudian pada tahun 2023, PetroChina mendapat penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) atas komitmen keinginan perusahaan dalam rehabilitasi DAS dan reklamasi di kawasan DAS seluas 473 HA dan 40 HA hutan kota di Muara Sabak Barat, Jambi.

PetroChina telah terlibat dalam upaya rehabilitasi DAS dan Kawasan HLG di Tanjung Jabung Timur dan kemudian 2023, PetroChina mendapat penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) atas komitmen keberlanjutan perusahaan dalam rehabilitasi DAS dan reklamasi di area DAS seluas 473 HA dan 40 HA hutan kota di Muara Sabak Barat, Jambi. 

Selain menuntaskan kewajiban reklamasi dan rehabilitasi lahan, PetroChina juga terlibat dalam berbagai program penanaman mangrove di Jambi dan daerah lain di Indonesia. Hingga saat ini, PetroChina telah menanam lebih dari 93 ribu bibit mangrove di berbagai daerah, termasuk 35.200 bibit mangrove di Waitambi, Tanjung Jabung Timur.

Kemudian pihak PetroChina juga terlibat dalam berbagai program penanaman mangrove di Jambi dan daerah lain di Indonesia. Hingga saat ini, PetroChina telah menanam lebih dari 93 ribu bibit mangrove di berbagai daerah, termasuk 35.200 mangrove di Waitambi, Tanjung Jabung Timur. Kemudian ada sebanyak 10.813 mangrove di Pangkal Babu, Tanjung Jabung Barat dan 10.000 mangrove di kawasan Pantai Indah Kapuk di Jakarta Utara serta 5.000 mangrove di Pulau Pari, Kepulauan Seribu.mangrove di Pangkal Babu, Tanjung Jabung Barat dan 10.000 mangrove di area Pantai Indah Kapuk di Jakarta Utara serta 5.000 mangrove di Pulau Pari, Kepulauan Seribu.(ant) 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait