Atlit Voli yang Dulu Suka Insecure Punya Tubuh Tinggi

Atlit Voli yang Dulu Suka Insecure Punya Tubuh Tinggi

Danailah Sofiah--

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Nama gadis manis ini adalah Danailah Sofiah, kini masih sekolah di SMKN 1 Muaro Jambi kelas X. Hobinya bermain voli, olahraga ini baginya sesuatu yang menyenangkan

 

Semula voli bagi Danailah hanyalah  sekedar hobi, namun belakangan ia coba tekuni dengan mengikuti kelas khusus bersama pelatih professional hingga akhirnya berkesempatan mengikuti beberapa turnamen sebagai atlit.

 

Penyuka kucing ini mengaku sangat menyukai kegiatan yang menantang. "Di voli saya menemukan banyak tantangan, olahraga yang butuh kekuatan fisik dan juga disiplin kuat, " lanjutnya. Dulu, Danailah tak paham voli sama sekali, namun seiring waktu ia pun semakin memahami voli dan semakin menyukainya.

 

"Memang butuh kesabaran karena latihan itu butuh waktu banyak dan juga fisik, tapi itulah tantangannya, " lanjut penggemar warna hitam ini.

 

Apakah karena voli Danailah punya tubuh tinggi? "Kebetulan orangtua saya khususnya bapak, juga tinggi, kayak tiang listrik, " ujarnya sambil tertawa. Si bungsu ini juga memiliki tiga kakak laki-laki yang juga memiliki tubuh tinggi.

 

Karena tinggi dari teman-teman yang lain, dulu Danailah sempat merasa insecure, tidak percaya diri dan tak nyaman karena terlalu jangkung dibanding teman sepermainannya yang lain. "Namun Alhamdulillah, setelah main voli pula saya merasa tubuh tinggi juga berkah, rasa tidak percaya diri juga tak baik, jadi saya coba gali potensi diri yang bisa memanfaatkan badan saya yang tinggi ini dan akhirnya bertemu voli, " lanjutnya.

 

Ia pun berbagi tips, segala sesuatu yang kita anggap kelemahan, belum tentu itu membawa petaka, jika dicari potensinya bisa jadi menjadi berkah. "Seperti saya dulu suka malu karena badan terlalu tinggi, ternyata ada berkahnya juga, Alhamdulillah sekarang saya sudah bisa membangkitkan kembali rasa percaya diri, ngga insecure lagi, " lanjutnya.

 

Ia pun bercita-cita menjadi polwan suatu saat nanti. Persiapan yang ia lakukan salah satunya mempersiapkan fisik melalui aktivitas olahraga yang ia tekuni sekarang. Kemudian ia juga berusaha untuk selalu serius mengikuti pelajaran di sekolah.

 

" Saya sangat ingin membahagiakan keluarga terutama kedua orangtua, semoga bisa lulus nanti jadi polwan, " lanjutnya. Ia ingin di hari tua mereka bisa melihat dirinya menjadi sosok yang bermanfaat bagi masyarakat. Bagaimana jika tak lulus jadi polwan? "Jadi apa saja boleh yang penting bermanfaat, sekarang fokus dulu usaha supaya bisa jadi polwan, jangan nyerah dulu sebelum mencoba, bantu doanya ya, " ujar Danaila. (dpc)

 

Sumber: