Mahasiswa PBS IAIN Kerinci Raih Peringkat Pertama Ajang Olimpiade Perbankan Syariah Nasional 2022

Mahasiswa PBS IAIN Kerinci Raih Peringkat Pertama Ajang Olimpiade Perbankan Syariah Nasional 2022

--

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Program Studi Perbankan Syariah (PBS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam  IAIN Kerinci menorehkan prestasi gemilang di ajang Olimpiade Nasional Perbankan Syariah 2022.

Gelaran olimpiade yang mengambil tema “Strategi Literasi Teknologi Informasi dalam meningkatkan inklusi Perbankan Syari'ah itu diikuti sebanyak 280 peserta dari 43 perguruan tinggi keagamaan yang diselenggarakan IAIN Kediri.

Beberapa di antaranya adalah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Syahid Jakarta, UIN Alaudin Makasar, UIN Ar-Raniry Aceh, UIN Walisongo Semarang. Kemudian UIN Imam Bonjol Padang, UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta, UIN Sumatera Utara, IAIN Pekalongan, IAIN Batu Sangkar, IAIN  Salatiga, UIN Sunan Ampel Surabaya, STAIN Madina, STAI Bengkalis Riau.

Dalam olimpiade ini, Do'i Saputra mahasiswa PBS IAIN Kerinci berhasil meraih peringkat 1 dengan menyisihkan 279 peserta lainnya. Prestasi ini merupakan pengalaman berharga yang diperoleh dirinya.

Do'i mengaku tidak menyangka bisa menjuarai ajang olimpiade ini, terlebih lagi ia hanya memiliki waktu satu Minggu untuk mempersiapkan diri. "Tapi alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, terutama dari jurusan, kajur dan sekjur, saya bisa sampai pada capaian ini," ujarnya, jumat (27/5). 

Ketua Jurusan PBS, Syukrawati mengatakan keberhasilan ini merupakan sebuah prestasi yang patut diacungi jempol. "Kita sangat mendukung dan akan selalu memotivasi mahasiswa PBS untuk mengikuti ajang olimpiade seperti ini maupun kegiatan kompetisi lainnya," katanya.

Ia menyakini, masih banyak potensi terpendam yang dilmiliki mahasiswa PBS IAIN Kerinci. Sehingga olimpiade menjadi salah satu ajang asah diri dan unjuk prestasi tersebut. 

Wakil Rektor III IAIN Kerinci, Dr. Khalil Khusairi mengatakan, keberhasilan yang diperoleh dalam olimpiade diharapkan bisa menjadi pemicu bagi mahasiswa lainnya. Apalagi dengan adanya UKM/UKK, mahasiswa bisa lebih leluasa untuk melatih dan mengembangan potensi diri. 

"Dengan danya UKM/UKK, kita berharap mahasiswa akan lebih leluasa untuk melatih diri dalam mengejar prestasi sesuai dengan bakat dan minat mereka," sebutnya. 

Sementara itu, Rektor IAIN Kerinci, Dr. Asa'ri juga memberikan apresiasi. Ia memberikan dukungan penuh terhadap mahasiswa dalam meningkatkan minat dan bakat mereka. 

"Saya memberikan dukungan penuh terhadap prestasi mahasiswa. Jangan tidak cepat puas, karena ada banyak peluang prestasi yang bisa diraih," pungkasnya. (aiz)

Sumber: