UNJA Setujui Pembukaan Program Studi S1 Teknik Mesin, Perkuat Daya Saing FST
UNJA Setujui Pembukaan Program Studi S1 Teknik Mesin, Perkuat Daya Saing FST--
JAMBIEKSPRES.CO.ID – Senat Universitas Jambi (UNJA) menyetujui pembentukan Program Studi S1 Teknik Mesin di Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dalam Rapat Senat yang berlangsung di Lantai 8 Gedung Unifac, UNJA Mendalo, Rabu (26/8/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Senat UNJA, Prof. Dr. H. Syamsurijal Tan, S.E., M.A.
BACA JUGA:Pemkot Jambi Ajak Warga Gelar Shalat Istisqa, Ikhtiar Hadapi Kemarau dan Kekeringan
Prof. Syamsurijal Tan menyampaikan bahwa persetujuan pembentukan prodi baru ini menjadi salah satu agenda utama dalam sidang tersebut, di samping dua agenda lain yang turut dibahas. “Ada tiga agenda, yang pertama membahas mengenai kenaikan jabatan dosen ke jenjang Lektor, ada 111 orang dosen yang telah kita sahkan, yang kedua persetujuan dan pembentukan Program Studi baru, yaitu S1 Teknik Mesin FST, yang ketiga membahas pertimbangan mengenai SK Rektor tentang Penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) namanya, untuk calon dosen dan dosen dari rumah sakit untuk mengajar,” ujar Prof. Syamsurijal Tan.
BACA JUGA:Ditawarkan Rp163 Juta, Bangunan Eks SMPN 3 Kota Jambi Terjual Rp278 Juta
Dekan FST UNJA, Drs. Jefri Marzal, M.Sc., D.I.T., menjelaskan bahwa pembukaan Program Studi S1 Teknik Mesin bertujuan memperkaya ragam program teknik yang dimiliki UNJA sekaligus menjawab kebutuhan industri di Jambi. “Tentu yang pertama memperkaya produk dari prodi Teknik di Universitas Jambi, lalu yang kedua menjadi partner dari perusahaan-perusahaan yang ada di Jambi, baik yang sifatnya multinasional, misalnya seperti Toyota, dan juga berguna pada pengembangan produk Jambi, seperti kelapa sawit, pertambangan batu bara, dan pertambangan-pertambangan lainnya yang sangat membutuhkan alumni-alumni dari Teknik Mesin Universitas Jambi,” ujar Drs. Jefri Marzal.
BACA JUGA:YES Angkatan X Yamaha DDS Jambi Dimulai, Generasi Muda Disiapkan Jadi Mekanik Handal
Dengan hadirnya Program Studi S1 Teknik Mesin, UNJA menargetkan lulusan yang siap bersaing di sektor industri, baik perusahaan multinasional maupun sektor unggulan daerah seperti perkebunan kelapa sawit dan pertambangan.
BACA JUGA:Update Harga Emas Antam Kamis 27 Agustus 2026, Hari Ini Anjlok Rp27.000 Jadi Rp2.723.000 Per Gram
Selain persetujuan pembukaan prodi baru tersebut, Rapat Senat juga menyetujui kenaikan jabatan akademik 111 dosen ke jenjang Lektor, serta membahas pertimbangan SK Rektor mengenai Penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi calon dosen dan dosen dari kalangan rumah sakit.
Ketiga keputusan tersebut diharapkan dapat mempercepat pengembangan UNJA ke depan, khususnya dalam memperluas akses program studi berbasis kebutuhan industri, sekaligus memperkuat kualitas dosen dan pemerataan akses pendidikan bagi tenaga pengajar dari kalangan profesional. (*/kar)
Sumber : www.unja.ac.id
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




