DISWAY BARU

Kolaborasi Profesi Kesehatan Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental di MAN 1 Kota Jambi

Kolaborasi Profesi Kesehatan Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental di MAN 1 Kota Jambi

Sambutan dari Ketua Tim Pengabdian-Ist-

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas JAMBI (FKIK UNJA), melaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk Kolaborasi Profesi Kesehatan dalam Peningkatan Literasi Kesehatan Mental di MAN 1 Kota JAMBI pada hari Kamis, (4/9) lalu.


Foto bersama peserta, guru dan tim pengabdian-Ist-

Kegiatan ini digagas oleh tim lintas profesi dari Prodi Farmasi, Psikologi, dan Keperawatan untuk menjawab berbagai tantangan remaja. Isu yang diangkat meliputi bullying, kesehatan mental, penggunaan vape, hingga pemahaman penggunaan obat psikiatri yang tepat.

BACA JUGA:Libur Maulid Nabi, Ini Kota Favorit Tujuan Penumpang KA

Tim pengabdian dipimpin oleh apt. Yuliawati, S.Farm., M.Farm dengan anggota apt. Nurul Kamilah Sadli, S.Farm., M.Farm.Klin ; Annisa Andriani, M.Psi., Psikolog ; Dr. apt. Fitrianingsih, S.Farm., M.Farm ; apt. Fathnur Sani K., S.Farm., M.Farm ; Ns. Riska Amalya Nasution, M.Kep., Sp.Kep.J ; Dr. Syamsurizal, M.Si. serta Dr. apt. Uce Lestari, S.Farm., M.Farm,. Ketua Tim, apt. Yuliawati, S.Farm., M.Farm dalam sambutannya menegaskan tujuan kegiatan ini. “Kami ingin anak-anak lebih kuat secara mental dan tumbuh menjadi generasi sehat, tangguh, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” jelas Yuliawati, Kamis (4/9) lalu.

BACA JUGA:Mensos Sampaikan Perkembangan Sekolah Rakyat kepada Presiden Prabowo

Waka Humas MAN 1 Kota Jambi, Nurhasanah, S.Pd.I., menyampaikan apresiasinya.

“Biasanya ilmu harus dicari, tetapi kali ini ilmu datang sesuai kebutuhan kami. Ini sangat bermanfaat bagi anak-anak,” ujar Nurhasanah.

Hal senada disampaikan Guru BK, Aris Saputra, S.Pd. Ia menilai kegiatan ini membantu siswa dalam memahami isu-isu penting.

“Semoga dapat rutin dilakukan, terutama untuk kelas XII yang sedang mempersiapkan masa depan,” kata Aris Saputra.

Rangkaian acara dibuka dengan edukasi A-Z Kesehatan Mental pada Remaja oleh Annisa Andriani, M.Psi., Psikolog. Ia menjelaskan bahwa sehat mental berarti mampu mengelola emosi, menghadapi tekanan, serta tetap produktif, bukan tanpa masalah sama sekali. "Siswa diajak mengenali tanda awal gangguan mental, seperti perubahan perilaku drastis, menarik diri, atau gangguan tidur. Mereka juga diberi strategi sederhana seperti olahraga, tidur cukup, dan menyalurkan hobi positif," ujar Annisa

Materi berikutnya bertajuk Cegah Bullying dengan Berpikir Positif oleh Ns. Riska Amalya Nasution, M.Kep., Sp.Kep.J. Ia memaparkan berbagai bentuk perundungan dan delapan strategi membangun ketahanan diri melalui pola pikir positif.

Sebagai penutup, apt. Nurul Kamilah Sadli, S.Farm., M.Farm.Klin., menyampaikan Waspada Obat Ilegal Di Rokok Elektrik & Penggunaan Obat Psikiatri yang Aman Dan Tepat . Ia menekankan bahwa beberapa cairan vape mengandung zat berbahaya seperti etomidate dan ketamin yang seharusnya hanya dipakai di ranah medis.

"Kami juga membekali siswa dengan delapan prinsip aman penggunaan obat psikiatri, termasuk pentingnya mematuhi resep dokter dan larangan berbagi obat dengan orang lain," tandas Nurul Kamilah Sadli.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: