DISWAY BARU

Hati-Hati Isi BBM Tak Sesuai Spesifikasi Timbulkan Kerusakan Teknis Kendaraan

Hati-Hati Isi BBM Tak Sesuai Spesifikasi Timbulkan Kerusakan Teknis Kendaraan

Petugas di SPBU sedang melayani pembeli BBM-Pertamina-

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menyatakan bahwa penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai spesifikasi dapat menyebabkan kerusakan teknis pada kendaraan.

Hal ini disampaikan Yannes terkait beredarnya kabar salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang lalai sehingga mengakibatkan tercampurnya bensin dengan solar dan menyebabkan terjadinya kerusakan puluhan sepeda motor. 

BACA JUGA:Modus Penyelewengan BBM Pertalite dan Solar Diungkap Polda Riau, Libatkan Pegawai SPBU

“Kalau kejadian bensin tercampur solar ini terus berulang, dampaknya bisa sangat merugikan dan bisa sangat merusak secara teknis,” kata Yannes Martinus Pasaribu saat dihubungi ANTARA, Kamis.

BACA JUGA:Warga Jatim Full Senyum! Harga BBM Turun, Ini Harga Baru BBM di SPBU Berlaku Sabtu 9 Agustus 2025

Menurut dia, penggunaan bahan bakar ini tidak sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan oleh pabrikan otomotif penyedia kendaraan tersebut. Karena bahan bakar solar diperuntukkan bagi kendaraan bermesin diesel.

Kendaraan bermesin diesel memiliki karakteristik dengan rasio kompresi yang cukup tinggi. Sementara, kendaraan yang menggunakan mesin bensin sangat mengandalkan percikan api yang tersalur ke komponen busi.

BACA JUGA:Akhir Pekan! Harga BBM Turun, Ini Harga Baru Pertamax-Pertalite di SPBU Sabtu 9 Agustus 2025

Jika kejadian tersebut berlangsung dalam periode yang lama, tidak mengherankan jika kerusakan terjadi pada komponen yang menempel pada ruang bakar dapat memiliki potensi kerusakan yang cukup parah.

“Akibatnya, terjadi misfire, carbon deposit, penyumbatan pada fuel injector, dan kontaminasi pada sistem pelumasan. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mengakibatkan kerusakan serius pada komponen internal mesin seperti bending piston, kerusakan ring piston, dan bahkan scoring pada silinder liner, yang tentu saja memerlukan biaya perbaikan yang tidak sedikit, jelas dia.

Kejadian tersebut, tentu tidak terjadi secara langsung dan beberapa kejadian sebagai tanda adanya ketidakwajaran bakal didapati oleh pemilik kendaraan khususnya motor seperti adanya engine knocking, mesin yang terasa berbeda, atau bahkan engine stall setelah mengisi bahan bakar.

BACA JUGA:BBM Pertalite Turun Harga,Tidak Lagi Rp 10.000/Liter, Harga Asli Pertalite Segini Per Jumat 8 Agustus 2025

“Sebaiknya segera matikan mesin untuk mencegah kerusakan lanjutan. Selanjutnya, kita perlu melakukan drainage pada fuel tank, membersihkan sistem bahan bakar secara menyeluruh termasuk fuel line, fuel filter, dan injector cleaning, serta memeriksa sistem pengapian,” tegas dia dikutip dari Antara.

Sebelumnya beredar kabar sebanyak 25 unit sepeda motor diduga rusak akibat mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite tercampur solar pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.116.12 Pertamina di Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: