>

DISWAY: Takut Sakit

DISWAY: Takut Sakit

Sackler junior sendiri seorang dokter. Ketika bergabung ke perusahaan keluarga, Sackler junior itulah yang mengurus bagian riset, pengembangan, sekaligus yang memimpin marketing.

Sackler inilah, seperti ditulis The New York Times, yang mendorong agar obat sejenis yang lama, MS Contin, diganti dengan OxyContin. Ketika 1995 mengurus persetujuan dari FDA –BPOM-nya Amerika– Sackler beralasan OxyContin kurang membuat kecanduan jika dibandingkan dengan obat painkiller lainnya.

Yang membuat Sackler tidak berkutik adalah: ia pernah kirim e-mail ke semua stafnya. Isinya: meyakinkan staf bahwa kecanduan yang terjadi pada pasien bukan akibat kandungan OxyContin, melainkan kelakuan ”kriminal” dari penggunanya. Sackler juga ketahuan mendorong bagian penjualan untuk mengampanyekan penggunaan OxyContin dengan dosis yang lebih tinggi.

Sackler, duda tiga anak yang kaya raya itu, sekarang menghadapi perkara serius. Yang menggugatnya: ribuan orang/pihak. Bukan sepuluh atau dua puluh.

DPR Amerika Serikat sampai turun tangan: mengeluarkan UU agar jangan sampai hakim di perkara kebangkrutan itu memberikan perlindungan kekebalan kepada keluarga Sackler.

Obat memang bisnis besar. Semua orang takut sakit. Ketakutan seperti itulah yang dimanfaatkan produsen obat di mana-mana.

Takut sakit itu menyenangkan.... (*)

 

 

Komentar Pilihan Disway*

Edisi 11/3: Pancingan DMO

 

yusuf ridho

Ngapunten Abah... Kalau tidak salah (berarti benar), kemampuan MiG-29 Fulcrum itu sama dengan pesawat tempur Amerika Serikat F/A-18 Hornet. Bukan F-15 Eagle yang rencananya diakuisisi TNI-AU. Karena itu, negeri jiran Malaysia menggabungkan dua jenis pesawat tempur tersebut dalam inventaris alutsista angkatan udaranya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: