DISWAY BARU

Temuan Gudang BBM Diduga Ilegal di Alam Barajo, Wali Kota: Penindakannya Harus Gabungan

Temuan Gudang BBM Diduga Ilegal di Alam Barajo, Wali Kota: Penindakannya Harus Gabungan

Temuan Gudang BBM Diduga Ilegal di Alam Barajo, Wali Kota: Penindakannya Harus Gabungan-Ist-

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Dugaan keberadaan gudang penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) ilegal kembali mencuat di Kota Jambi. Temuan ini awalnya diungkap oleh anggota Komisi I DPRD Kota Jambi saat melakukan inspeksi di kawasan Alam Barajo.

Gudang tersebut diduga menyimpan BBM jenis solar dalam jumlah besar. Aktivitas di lokasi itu menimbulkan tanda tanya, lantaran diduga kuat tidak memiliki izin operasional maupun dokumen perizinan sesuai ketentuan migas.

BACA JUGA:Wali Kota Jambi Buka Pelatihan Digital Marketing, 100 Pemuda Siap Jadi Pelaku Ekonomi Digital

Menanggapi hal ini, Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa pemerintah kota tidak akan tinggal diam. Ia menekankan bahwa penindakan terhadap aktivitas penyimpanan BBM ilegal harus dilakukan secara gabungan lintas instansi.

BACA JUGA:Hutama Karya Perkuat Portofolio Internasional : Progres Proyek Jalan Maliana di Timor Leste Capai 72,59%

“Kalau ada pelanggaran yang berkaitan dengan Perda, itu ditangani oleh Satpol PP melalui PPNS-nya. Tapi kalau berkaitan dengan BBM dan migas, tentu melibatkan kepolisian karena itu sudah masuk ranah pelanggaran undang-undang migas,” ujar Maulana. 

Maulana menjelaskan, Satpol PP hanya berwenang mengecek izin dan fungsi gudang di wilayah kota. Namun, untuk penindakan terkait distribusi, penyimpanan, atau peredaran BBM ilegal, kewenangan penuh berada di aparat kepolisian.

“Kalau memang ada pelanggaran seperti ini, tentu akan dilakukan secara gabungan. Karena ini bukan hanya soal izin gudang, tapi juga soal distribusi migas,” tambahnya.

Wali kota juga menyoroti bahwa kasus serupa pernah terjadi sebelumnya. “Ini pelanggaran yang berulang. Dulu sudah pernah ditemukan dan ditindak, tapi muncul lagi. Kami akan segera koordinasi dengan pihak kepolisian untuk menentukan langkah tegas berikutnya,” tegasnya. (hfz)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait