KERINCI, JAMBIEKSPRES.CO.ID– Ribuan ASN di Kabupaten Kerinci, Jambi, belum menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) selama tiga bulan terakhir.
Kondisi ini membuat banyak pegawai mulai kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Informasi diperoleh masalah ini muncul setelah usulan tunjangan baru dari sejumlah dinas ditolak oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia karena dinilai tidak sesuai aturan dan kemampuan keuangan daerah. Dampaknya, pencairan TPP yang biasanya rutin justru ikut tertunda.
BACA JUGA:Damkarmat Jaluko Evakuasi King Cobra 3 Meter di Jaluko
Menurut info dari salah seorang pejabat di Pemkab Kerinci mengatakan lebih dari 3.000 ASN terdampak. Sehingga hal ini menjadi keluhan bagi ASN di semua dinas Pemkab Kerinci.
BACA JUGA:Hasil Uji Jalan B50 Sukses, Mesin Diesel Tangguh dan Aman
"Kita berharap hal ini bisa diselesaikan dan TPP segera cair karena menyangkut hak ASN," katanya yang minta namanya tak dipublis.
“Ini bukan hanya soal administrasi, tapi soal kebutuhan hidup ASN dan keluarganya,” tambahnya.
BACA JUGA:Peserta UTBK-SNBT di UNJA Capai 11.595 Orang, Berebut 3.797 Kuota
Ia juga mendesak Pemkab Kerinci segera mencari solusi agar masalah tidak berlarut.
Sementara itu, belum adanya kepastian jadwal pencairan membuat keresahan di kalangan ASN semakin meningkat. Hingga kini, pemerintah daerah belum memberikan penjelasan resmi terkait kapan TPP akan dibayarkan.
BACA JUGA:Proyek Bioetanol Lampung Memasuki Tahap Baru
BPKPD Kerinci saat dikonfirmasi soal ini belum memberikan keterangan hingga berita ini dipublish.
Situasi ini menjadi ujian bagi kepemimpinan daerah untuk segera menyelesaikan persoalan dan mengembalikan kepercayaan para pegawai.(*)