Tiga Desa di Kerinci Dihantam Puting Beliung, 106 Rumah Rusak

Minggu 03-08-2025,16:46 WIB
Reporter : Hendri Dede Putra
Editor : Setya Novanto

Berdasarkan laporan sementara, sekitar 30 unit rumah semi permanen mengalami kerusakan parah. Selain menghancurkan bangunan, sejumlah pohon tumbang, mengakibatkan lalu lintas di sekitar lokasi macet.

"Lalu lintas jalan Jambi-Sumbar dari Kayu Aro Kabupaten Kerinci menuju Solok Selatan Sumatera Barat saat ini macet akibat sejumlah pohon tumbang menghadang jalan di lokasi," jelas camat.

BACA JUGA:Update Harga Emas di Pegadaian Minggu 3 Agustus 2025, Hari Ini Meroket Diatas Rp 2 Juta/Gram

Adlizar menerangkan saat ini tim dari pemerintah Kabupaten Kerinci terdiri atas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu pihak kecamatan, aparatur desa dan masyarakat tengah melakukan pembersihan pohon tumbang dan pendataan rumah yang rusak akibat musibah itu.

"Korban luka masih kita data, untuk sementara belum ada laporan korban jiwa," katanya.

Sementara itu kepala Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kerinci Stasiun Meteorologi Depati Parbo Kerinci, Kurnianingsih, mengatakan pada dasarnya Kabupaten Kerinci masih dalam kondisi musim kemarau.

Angin puting beliung terjadi akibat pembentukan awan-awan konvektif atau awan hujan yang berkembang dan matang menjadi awan cumulonimbus.

Awan tersebut yang menyebabkan terjadinya angin puting beliung. Biasanya angin puting beliung terjadi pada wilayah yang terjadi kekosongan massa udara umumnya terjadi pada daerah vegetasinya sedikit atau perumahan yang jarang vegetasi.(Hdp)

Tim BPBD Kerinci saat turun kelapangan mendata dampak angin puting beliung di Tiga desa Kayu Aro.(*)

Kategori :