Over Dosis, Remaja 16 Tahun Tewas di Hotel Usai Open BO Sepaket Berdua

Jumat 26-04-2024,22:49 WIB
Reporter : Tim
Editor : Dona Piscesika

JAMBIEKSPRES.CO.ID – Miris sekali nasib gadis remaja inisial FA usia 16 tahun ini.

Ia diduga tewas di dalam kamar sebuah hotel di Kawasan Senopati Jakarta Selatan pada Senin (24/4).
 
Penyebab FA tewas karena over dosis usai dicekoki narkoba jenis ekstasi dan sabu cair oleh dua pria dewasa yaitu BAS (48) dan BH (46).

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Bintoro saat jumpa pers di Mapolres Jakarta Selatan, Jumat (26/4) mengatakan, meski belum bisa memastikan apakah narkoba itu yang menyebabkan FA tewas, namun kematian FA terjadi setelah ia mengalami kejang-kejang dan tak sadar diri usai dicekoki narkoba oleh BAS dan BH.

Melihat FA kejang-kejang, kemudian dua pelaku itu panik lalu meminta sopir dan ajudannya membawa korban ke RSUD Kebayoran Baru, namun sayang saat sampai di rumah sakit, FA sudah tak bernyawa.

Begitu mengetahui FA tewas, kemudian dua pelaku BAS dan BH berusaha kabur dan meninggalkan korban begitu saja.

Beruntung pelaku berhasil diamankan oleh pihak kemanan rumah sakit dan Polsek Metro Kebayoran Baru untuk dimintai keterangan.

Korban tak hanya FA, ada satu korban lain inisial APS yang juga masih remaja usia 16 tahun teman FA, namun APS selamat.

BACA JUGA:Tak Tahan Terus Disiksa, Gadis Ini Bongkar Rahasia Ayahnya Mengecor Mayat Sang Ibu 7 Tahun Silam

Pengakuan Pelaku

Kepada polisi pelaku mengaku tidak mengetahui kalau korban FA dan temannya APS masih berusia 16 tahun.

Katanya ia kenal dengan dua remaja itu dari seorang LC atau pemandu lagu.

BAS salah satu pelaku mengaku, semula ia sempat menyangka FA dan APS juga pemandu lagu.

Kehadiran FA dan APS diakuinya karena kedua remaja itu ditawari oleh teman mereka. “Saya tidak pernah mengundang,” lanjutnya.

Terkait waktu kematian korban, dari rekaman CCTV menunjukkan bahwa korban sudah tak sadarkan diri sejak keluar dari kamar hotel saat hendak dibawa ke rumah sakit oleh pelaku.

BACA JUGA:Berakhirnya Air Mata Palsu Menantu yang Bilang Mertua Tewas Dibegal Rupanya Dia Otak Segalanya

BACA JUGA:Santri yang Bunuh Junior di Ponpes Tebo Divonis 7 Tahun 6 Bulan, Keluarga Pikir-pikir Banding atau Tidak

Korban Sempat Open BO

Sebelum ditemukan tewas, ternyata korban FA dan temannya APS sempat melakukan open BO.

AKBP Bintoro mengatakan, dari hasil pengembangan kasus dan keterangan dari korban yang masih hidup, mereka di-open BO oleh salah satu pelaku.

Open BO dilakukan pelaku melalui aplikasi media sosial dengan harga yang Rp1,5 juta sepaket untuk berdua yaitu FA dan temannya APS.

Korban kemudian datang berdua ke hotel di kawasan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (22/4) malam.
 
"Setelah kita mintai keterangan dari si korban inisial AP, dia menyatakan bahwa pada saat kejadian mereka di-open BO," ujarnya kepada wartawan tadi siang.

BACA JUGA:Pegawai Bank Cantik Dibakar Lalu Dikubur Diam-diam di Belakang Rumah Kekasih

BACA JUGA:Bakal Ada 3 Tersangka Baru di Kasus Pembunuhan Santri Tebo Jambi, Ini Profilnya

Kini uang tunai ini ikut ditahan polisi sebagai barang bukti, bersama tiga senjata api, lima peluru, 4 handphone, alat bantu seks dan juga pakaian korban serta satu unit mobil BMW.

Dua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan juga telah ditahan. Mereka dijerat Pasal 338 KUHP dan Pasal 359 KUHP dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 ancaman pidana 20 tahun penjara. (*)

Berita ini telah tayang di disway.id dengan judul: Berawal Dari Open BO, Pelaku Pembunuhan Gadis di Hotel Ngaku Kenal Dari LC

Kategori :