Pasca Idul Fitri, Harga Cabai Anjlok, Bawang Merah Melambung

Jumat 28-04-2023,07:44 WIB
Reporter : M Hafizh Alatas
Editor : Setya Novanto

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Pasca libur leberan Idul fitri 1444 H, harga bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Jambi masih relatif stabil, namun ada bahan pokok yang harganya melambung, yakni bawang merah.

Di pasar tradisional Aurduri, Kamis (27/4), harga bawang merah per kg mencapai Rp 40 ribu per kg. Normalnya harga bawang merah berkisar Rp 25 ribu hingga 30 ribu per kg.

Salah satu pedagang di Pasar Aurduri, Mega mengatakan, tingginya harga bawang merah tersebut karena pasokan yang sedikit.

“Kalau pasokannya dikit, memang harganya mahal. Jadi mau tidak mau kita harus jual tinggi juga,” kata Mega, kamis (27/4).

Ia mengaku, tidak mengetahui secara pasti penyebab kurangnya pasokan bawang merah tersebut. Kemungkinan sebut dia, kondisi cuaca yang terjadi saat ini.

“Biasanya darah penghasil itu banyak gagal panen, terkendala banjir dan lain hal,” ungkapanya.

Sementara untuk bahan kebutuhan pokok lainnya relatif stabil. Seperti harga cabai merah keriting yang dibandrol Rp 15-20 ribu per kg.

“Cabai merah yang bagus Rp 20 per kg, yang kurang bagus Rp 15 ribu per kg,” kata Norma, pedagang cabai di Pasar Auduri, kemarin (27/4).

Norma mengaku, untuk cabai merah pada tahun ini tidak terjadi lonjakan harga. Karena sebut dia, pasokan cabai aman dan lancar. “Cabai kita tidak kekurangan. Di Kota Jambi banyak yang menanam cabai, karena ada program pemerintah gerakan menanam cabai,” ujarnya.

Begitu juga dengan harga cabai keriting pedas, yang akrab disbut cabai setan. Harganya malah turun dari biasa. 

“Cabai setan Rp 28 ribu per kg. Kalau biasanya Rp 40-70 ribu per kg,” ungkap Norma.

Namuk, untuk harga daging ayam ras juga masih dalam kategori stabil. Kemarin (27/4) per kg ayam di Pasar Aurduri dijual Rp 32 ribu. 

Sementara di Pasar Angso Duo harga cabai mengalami penurunan dari sebelumnya Rp20 ribu per kilogram, menjadi Rp16 ribu per kilogram. Penurunan itu disebabkan adanya pasokan dari lokal, Bengkulu, Medan, dan Jawa Tengah. 

"Turunlah sekarang, lebih murah. Kemarin cabai merah masih Rp20 ribu per kilogram, sekarang Rp16 ribu per kilogram," kata Pedagang Cabai di Angso Duo, Abu Bakar, Kamis (27/4).

Kata dia, harga cabai yang murah ini, menyebabkan dagangannya cepat habis. Sebab, banyak pembeli yang langsung membeli dalam jumlah besar. 

Kategori :