Tol Jambi Satu-satunya Koridor Utama Trans Sumatera yang Kontruksinya Belum Diapa-apakan

Selasa 14-02-2023,10:11 WIB
Editor : Dona Piscesika

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Jambi menjadi satu-satunya 

Wilayah di jalur koridor utama Jalan Tol Trans Sumatera yang konstruksinya belum diapa-apain.

 

Proyek Jalan Tol Trans Sumatera terdiri dari koridor utama dan koridor pendukung. 

 

Perhatikan peta di bawah ini :

 


Peta jalur jalan tol trans Sumatera. Foto : Hutama Karya--

 

Terlihat  koridor utama Jalan Tol Trans Sumatera terdiri dari jalur Lampung-Palembang, kemudian jalur Palembang-Jambi, Jambi-Pekanbaru, Pekanbaru-Medan dan terakhir jalur Medan menuju Aceh. 

 

Sementara  sirip atau koridor pendukung Jalan Tol Trans Sumatera adalah Tol Medan-Tebing Tinggi-Sibolga, kemudian koridor Padang-Pekanbaru-Dumai dan terakhir koridor Palembang-Simpang Indralaya-Bengkulu.

 

Terkait progresnya, Data dari Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) ada 10 ruas proyek Jalan Tol Trans Sumatera yang kini berstatus operasi dan masih tahap kontruksi. 

 

1. Ruas Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (PT Waskita Sriwijaya Tol)

- Tahap 1A : Tol Kayu Agung-Jakabaring (Sudah Operasi April 2020)

- Tahap 2A: Tol Jakabaring-Jalintim (Sudah Operasi January 2021)

- Seksi 2B : Tol Jalintim-Musilindas (Target Agustus 2023 Operasi)

- Seksi 3 : Tol Musilindas- Tol Betung (Target Agustus 2023 Operasi)

 

2. Ruas Tol Medan-Binjai (PT Hutama Karya)

- Seksi 1A Tanjung Mulia-Marelan (Sudah Operasi 2021)

- Seksi 1B Helvetia-Marelan (Sudah Operasi Tahun 2019)

- Seksi II Helvetia-Sei Semayang (Sudah Operasi 2017)

- Seksi III Sei Semayang-Binjai (Sudah Operasi 2017)

 

3. Ruas Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (PT Hutama Marga Waskita)

- Seksi 1: Tol Tebing Tinggi - Indrapura (Target Operasi Q2)

- Seksi 2: Tol Kuala Tanjung-Indrapura (Target Operasi Q2)

- Seksi 3: Tol Tebing Tinggi-Serbelawan (Target Operasi Q2)

- Seksi 4: Tol Serbelawan-Pematang Siantar (Target Juni 2023)

- Seksi 5: Tol Pematang Siantar-Seribudolok (Setelah 2024) 

 

4. Ruas Tol Sigli-Banda Aceh (PT Hutama Karya)

- Seksi 1: Tol Padang Tiji-Seulimeum (Target Desember 2023 Operasi)

- Seksi 2: Tol Seulimeum-Jantho (Sudah Operasi Maret 2022)

- Seksi 3: Tol Jantho-Indrapuri (Sudah Operasi Feb 2021)

- Seksi 4: Tol Indrapuri-Blang Bintang (Sudah Operasi Juli 2020)

- Seksi 5: Tol Blang Bintang-Kuto Baro (Target Maret 2023 operasi)

- Seksi 6: Tol Kuto Baro-Baitussalam (Target Maret 2023 operasi)

 

5.Ruas Tol Indrapura-Kisaran (PT Hutama Karya)

- Tol Seksi 1&2 Indrapura-Kisaran (Target Maret 2023)

 

6. Ruas Tol Pekanbaru-Padang 

- Tol Padang-Sicincin (Target 2024)

 

7. Ruas Tol Pekanbaru-Padang (segmen Pekanbaru-Pangkalan) - (Hutama Karya)

- Seksi 1: Tol Pekanbaru-Bangkinang (Sudah Operasi January 2023)

- Seksi 2: Tol Bangkinang-Pangkalan (Target Juli 2023)

- Seksi 3: Tol Pangkalan-Sicincin (Kepalo Hilalang) (Target 2024)

- Seksi 4: Tol Padang-Sicincin (Kapalo Hilalang) Sta 0+200 (Target 2024)

- Seksi 5: Tol  Padang-Sicincin (Kapalo Hilalang) sta 4+200 (Target 2024)

 

8.Ruas Tol Simpang Indralaya-Muara Enim (PT Hutama Karya)

- Seksi 1: Tol Simpang Indralaya-Prabumulih (Target Juni 2023)

- Seksi 2: Tol Prabumulih-Muara Enim (Setelah 2024)

 

9. Ruas Tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu (PT Hutama Karya)

- Seksi 1: Tol Lubuk Linggau-Kepahiang (Setelah 2024)

- Seksi 2: Tol Kabahiang-Taba Penanjung (Setelah 2024)

- Seksi 3: Tol Taba Penanjung-Bengkulu (Sudah Operasi Desember 2022)

 

10. Ruas Tol Binjai-Langsa (PT Hutama Karya)

- Seksi 1,2,3 : Tol Binjai-Pangkalan Brandan (Target 2023 Selesai)

- Seksi 1: Tol Binjai-Stabat (Sudah Operasi Maret 2022)

- Seksi 4: Tol Pangkalan Brandan-Kuala Simpang (Setelah 2024)

- Seksi 5: Tol Kuala Simpang-Langsa (Setelah 2024i)

 

Dari data ini terlihat Jambi menjadi satu-satunya wilayah yang dilalui koridor utama Jalan Tol Trans Sumatera yang belum diapa-apakan. Belum ada satu pun proses kontruksi yang berlangsung di wilayah Provinsi Jambi.

 

Progres Tol Jambi 

 

Meski telat dibanding koridor utama yang ada di provinsi lainnya, Hingga saat ini tol di Jambi baru memasuki proses lelang yang dibuka melalui LPSE. 

 

Tol Jambi-Betung misalnya,  memiliki total panjang 169 kilometer dengan nilai investasi mencapai Rp 25,2 triliun. 

 

Adapun pembangunan jalan Tol Jambi-Betung akan dimulai dari Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 1,2 dan seksi 3.

 

Bentangan Tol Bayung Lencir-Tempino berdasarkan informasi dari LPSE, seharusnya mulai tanda tangan kontrak pada 3 Februari 2023 ini namun belum diketahui apakah ini akan sesuai jadwal atau ditunda.

 

Adapun proses lelang proyek Jalan Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 1 ini telah diulang beberapa kali sejak dibuka 31 Oktober 2022 lalu.

 

Berapa nilainya? Terpantau di LPSE nilai pagu paket untuk pekerjaan ini adalah Rp 1,67 Triliun, tepatnya Rp. 1.674.858.326.000,-.

 

Cukup jadi rebutan, tercatat ada 70 perusahaan yang mendaftar.  Namun hanya ada empat  perusahaan yang lolos evaluasi kualifikasi guna melenggang ke mengikuti tahap pembuktian.

 

Empat perusahaan itu adalah PT. Pembangunan Perumahan, PT Yasa Patria Perkasa, PT Adhi Karya dan PT Hutama Karya. 

 

Lokasi pekerjaan Tol Bayung Lencir-Tempino ini akan berada di Bayung Lencir wilayah Musi Banyuasin.

 

Terakhir terlihat tahapan leang telah memasuki Pembukaan dan Evaluasi Penawaran.

 

Kemudian, saat ini juga sedang berproses lelang pembangunan Jalan Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 2.

 

Sama dengan Seksi 1, tol ini juga terlihat gagal beberapa kali namun sekarang kembali dibuka . 

 

Khusus pada Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 2 ini ada 47 perusahaan yang mendaftar lelang.  

 

Nilai pagu untuk pekerjaan bagian dari Tol Jambi-Betung ini mencapai Rp 1,4 Triliun atau tepatnya Rp. 1.412.740.662.000. 

 

Lokasi pekerjaannya masih di wilayah Provinsi Sumatera Selatan tepatnya di Kabupaten Musi Banyuasin 

 

Kemudian salah satu bentangan Tol Jambi-Betung yang berada di wilayah Provinsi Jambi yaitu 

 

Terakhir terlihat juga ada lelang ulang untuk Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 3. Saat ini sudah memasuki tahap ke 13 yaitu Pembukaan dan Evaluasi Penawaran. 

 

Dari laman LPSE diumumkan pagu anggaran untuk seksi 3 ini adalah Rp 2,6 Triliun atau tepatnya Rp. 2.831.749.540.000,.-

 

Seksi 2 dan 3 lokasi proyeknya ada di Musi Banyuasin tapi Seksi 3 akan berada di Kabupaten Muara Jambi tepatnya di Tempino.

 

Tercatat ada 75 perusahaan rebutan mengikuti lelang ini. Namun yang lolos kualifikasi hanya ada tiga perusahaan yaitu  PT. Pembangunan Perumahan, PT Adhi Karya dan PT Hutama Karya. 

 

Dalam jadwal seharusnya 3 Maret akan dilakukan tanda tangan kontrak dengan pemenang lelang untuk seksi 3 ini. 

 

Sekitar Maret 2023 pula pekerjaan Sesi 3 jalan Tol Bayung Lencir-Tempino mulai dikebut di Kabupaten Muaro Jambi. 

 

Tentu saja jadwal ini masih bisa berubah apabila Pokja melakukan perubahan, melakukan perpanjangan waktu tahapan atau otomatis tertunda jika ada yang melakukan sanggah.

 

Adapun ruas tol Betung - Tempino - Jambi sepanjang 169 Km saat ini sudah memiliki Feasibility Studies (FS) dan basic design yang ditargetkan bisa tersambung tahun 2024 mendatang.  

 

Gubernur Jambi Optimis

 

Konstruksi jalan tol di Provinsi Jambi kata Gubernur Jambi Al Haris akan dimulai tahun 2023 ini.

 

Khusus pekerjaan tol tempino kata Al Haris akan mulai berkontrak bulan ini.

 

Al Haris bahkan telah menerima informasi bahwa pengembang yang menang tender adalah PT Hutama Karya. "Sudah (ada), Hutama Karya," ujarnya. 

 

Gubernur Jambi berharap proses pembangunan jalan Tol Tempino segera bisa dilakukan mulai bulan Februari.

 

Gubernur Jambi juga memastikan persoalan pembebasan lahan sudah rampung dan tak ada kendala lagi. 

 

"Laporan yang saya terima dari Karo Pemerintahan dan Otda Pemprov, sudah selesai semua sudah clear. Cuma memang sedang ada dalam proses pembayaran di bank," lanjut mantan Bupati Merangin ini.

 

Sementara itu Kepala Bappeda Provinsi Jambi, Agus Sunaryo menegaskan konstruksi ruas lain tol Jambi-Betung kemungkinan besar akan dimulai semester 1 tahun 2023 ini.

 

Kata Agus, pembangunan tol Jambi - Betung akan jadi prioritas kemudian dilanjutkan dengan pembangunan tol Jambi-Rengat.

 

Adapun untuk pembebasan lahan ruas tol Jambi-Betung di wilayah Provinsi Jambi akan menelan dana hingga Rp1,7 triliun. (*)

 

Kategori :