Peringati Pertempuran Simpang Tiga Sipin, MPRJ Pamerkan Koleksi

Senin 02-01-2023,09:53 WIB
Reporter : Rio Andrefami
Editor : Setya Novanto

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Pemprov Jambi menggelar upacara memperingati peristiwa sejarah Pertempuran Simpang Tiga Sipin, di Tugu Juang, pada Kamis (29/12) kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tanda mengenang jasa para perjuangan yang gugur dalam pertempuran di Simpang Tiga Sipin, yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya.


Peresmian pameran koleksi MPRJ tentang Pertempuran Simpang Tiga Sipin oleh Wakil Gubernur Jambi --

Dalam kegiatan ini Museum Perjuangan Rakyat Jambi (MPRJ) turut berpartisipasi dengan mengadakan pameran koleksi museum tentang Pertempuran di Simpang Tiga Sipin sejak tanggal 29 Desember 2022. Bentuk yang dipamerkan seperti lukisan yang menceritakan tentang perperangan sampai dengan benda-benda koleksi sisa Pertempuran di Simpang Tiga Sipin.  Di mana pameran ini diresmikan oleh Wakil Gubernur Jambi, H. Abdullah Sani.


Pamong Budaya Madya Museum Siginjei, Drs. Ujang Hariadi mendampingi Wakil Gubernur melihat koleksi MPRJ--

Saat kegiatan upacara tersebut, Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H menjadi inspektur upacara turut meletakkan karangan bunga untuk menghormati jasa para pejuang yang gugur dalam peristiwa heroik pertempuran Simpang tiga Sipin. Selain itu, juga dilakukan penyerahan tali asih kepada veteran pejuang. Serta pertunjukan teatrikal kisah perjuangan para pahlawan berperang melawan Penjajah Belanda.


Foto bersama veteran--

Pamong Budaya Madya Museum Siginjei, Drs. Ujang Hariadi mengatakan, upacara ini dilaksanakan untuk mengenang Pahlawan Jambi yang telah mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia melawan penjajah pada agresi Belanda yang kedua. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 29 Desember 1949. Diharapkan generasi muda tidak melupakan sejarah Pertempuran Simpang Tiga Sipin dan terus melanjutkan semangat juang para pahlawan yang sudah berkorban untuk rakyat. "Kita berharap generasi sekarang khususnya generasi muda tidak mudah melupakan sejarah perjuangan masyarakat Jambi melawan penjajah yang terjadi di Simpang Tiga Sipin ini, kita harus mencontoh semangat juang para pahlawan dan bersama-sama membangun merawat, menjaga dan membangun Jambi," ujarnya.


Foto bersama usai pemberian piagam penghargaan kepada salah seorang anak kolonel Abunjani--

Tugu Juang dapat menjadi momentum untuk tumbuh kembangnya masyarakat Provinsi Jambi, termasuk juga mencintai para pejuang baik yang sudah meninggal maupun yang masih hidup. Tugu Juang di Simpang Tiga Sipin ini merupakan salah satu bukti sejarah saat rakyat Jambi melawan Belanda, sebagian rakyat Jambi banyak yang gugur bertumpah darah. “Kita mendukung kegiatan ini dengan mengadakan pameran koleksi museum di dalam tugu selama dua minggu. Kita mengundang sekolah setingkat SD, SLTP dan SLTA se Kota Jambi untuk datang berkunjung ke Tugu Juang,” sebutnya.

 

Hadir dalam upacara peringatan pertempuran Simpang Tiga Sipin tersebut Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani, OPD di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, Veteran, dan unsur Forkopimda. (raf)

 

Kategori :