Kebakaran di Pematang Gajah, Satu Unit Rumah Warga Ludes
Kebakaran di Pematang Gajah, Satu Unit Rumah Warga Ludes-IST-
MUAROJAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Kebakaran menghanguskan satu unit rumah permanen milik warga di RT 01, Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (15/7) malam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Rumah yang terbakar diketahui milik Nansi Silaban. Berdasarkan hasil penanganan awal petugas, kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah di bagian depan dan belakang rumah yang kemudian menjalar dan membesar.
BACA JUGA:Wapres RI Gibran Rakabuming Dijadwalkan Kunker di Jambi Hari Ini, Ini Agendanya
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muaro Jambi, Herman Susilo, mengatakan laporan kebakaran diterima Pos Pemadam Kebakaran Wilayah Jambi Luar Kota sekitar pukul 19.45 WIB dari petugas piket Pemadam Kota Jambi.
Mendapat laporan tersebut, Regu 1 Pos Wilayah Jambi Luar Kota langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran.
BACA JUGA:Sukses Gelar Nobar Semifinal, Dinas Kominfo Merangin Fasilitasi Ruang Silaturahmi dan Geliat UMKM
“Petugas berangkat pukul 19.56 WIB dan berhasil memadamkan api serta melakukan pendinginan hingga pukul 22.45 WIB,” ujar Herman.
Operasi pemadaman dipimpin Kasi Operasi Musohhiron bersama Koordinator Wilayah Pos Jaluko Hasbiallah. Tiga personel diterjunkan ke lokasi, yakni Maulana sebagai komandan regu, M. Nizar selaku pengemudi, dan Rudi Irawan sebagai anggota.
Dalam proses pemadaman, petugas sempat mengalami kendala saat pengambilan air pertama karena mesin apung tidak berfungsi optimal. Namun, hambatan tersebut dapat diatasi sehingga api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan lain.
Selama operasi berlangsung, petugas menghabiskan sekitar 12 ribu liter air dengan jarak tempuh mencapai 22 kilometer pulang-pergi. Seluruh personel kembali ke pos pada pukul 23.51 WIB setelah memastikan lokasi aman dari potensi penyalaan kembali.
Herman mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama pada musim kemarau dan saat cuaca berangin. (wan)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





