KOPI AAA
MITSUBISHI JANUARI 2026

90 Persen Listrik di Tanjabtim Padam Akibat Gangguan Pohon

90 Persen Listrik di Tanjabtim Padam Akibat Gangguan Pohon

Logo PLN-Foto: Istimewa-

MUARASABAK, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Seringnya terjadi pemadaman listrik di wilayah Kabupaten Tanjabtim sebagian besar disebabkan oleh faktor alam. Hal ini diungkapkan Gema Sabarani, Manager PLN ULP Muara Sabak, yang menyebut bahwa sekitar 90 persen gangguan listrik di wilayahnya disebabkan oleh tanam tumbuh pohon serta gangguan hewan, seperti monyet.

Menurutnya, kondisi geografis Kabupaten Tanjabtim yang didominasi pepohonan membuat jaringan listrik sering terganggu, terutama saat musim hujan atau angin kencang.

BACA JUGA:Polres Sarolangun Amankan DPO Pelaku Curat

"Berdasarkan pengalaman di lapangan, sebagian besar penyebab listrik padam berasal dari pohon yang menyentuh kabel jaringan. Selain itu, ada juga gangguan dari hewan seperti monyet yang memanjat kabel," jelas Gema Sabarani, Rabu (16/10) kemarin.

BACA JUGA:Wabup Katamso Terima Asosiasi BUMDesma LKD, Tegaskan Komitmen Dukung Ekonomi Desa

Gema mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya perbaikan dengan membersihkan jaringan secara bertahap melalui tim pangkas di lapangan. Namun, dalam pelaksanaannya petugas sering menemui kendala karena masalah izin dari pemilik lahan saat melakukan penebangan atau pemangkasan pohon.

BACA JUGA:BPJS Kesehatan Tekankan Pentingnya Badan Usaha Patuhi UU SJSN dan Dukung Kepesertaan JKN

"Sebenarnya, yang paling bagus itu pohon ditebang, bukan hanya dipangkas. Karena kalau hanya dipangkas, nanti akan tumbuh lagi. Jarak aman antara pohon dan kabel listrik seharusnya sekitar tiga meter," terangnya.

Ia juga menjelaskan, ketika terjadi pemadaman listrik cukup lama, hal itu menandakan petugas sedang melakukan perbaikan di lapangan. Proses penelusuran gangguan dilakukan dari gardu induk hingga ke titik paling ujung jaringan.

BACA JUGA:Percepat Penuntasan PTSL, Menteri Nusron Dorong Kolaborasi dengan Pemda Bebaskan BPHTB bagi Masyarakat Kecil

"Kalau listrik padamnya lama, berarti tim kami sedang bekerja di lapangan. Kadang terkendala akses jalan yang rusak, terutama di daerah seperti Nipah Panjang. Itu membuat waktu perbaikan menjadi lebih lama," tambahnya.

Dengan luasnya wilayah kerja dan jumlah personel yang terbatas, kegiatan pembersihan jaringan dilakukan secara bergilir dan terjadwal setiap hari. Meski demikian, Gema menegaskan bahwa PLN terus berupaya maksimal agar pasokan listrik di Tanjabtim tetap andal dan stabil.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menanam pohon di bawah jaringan listrik, serta memberikan izin kepada petugas PLN untuk melakukan penebangan jika diperlukan.

BACA JUGA:Hutama Karya Luncurkan ESG Roadmap Untuk Percepatan Transformasi Tata Kelola Berkelanjutan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: