Dari Desa di Batang Hari, M.Syadli Sukses Raih Gelar Doktor Bidang Ilmu Al-Quran dan Tafsir PTIQ Jakarta
Dari Desa di Batang Hari, M.Syadli Sukses Raih Gelar Doktor Bidang Ilmu Al-Quran dan Tafsir PTIQ Jakarta--
BATANGHARI, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Universitas PTIQ Jakarta menggelar sidang Promosi Ujian Terbuka Program Doktor Bidang Ilmu Al-Quran dan Tafsir di ruang Sidang Pascasarjana Univeristas PTIQ Jakarta di Jalan Lebak Bulus Raya No 2 Cilandak. Jakarta Selatan. Kamis (25/09).
Surat Undangan yang ditandatangani oleh Rekor Prof.Dr.Nasaruddin Umar.M.A ini ada nama Putra terbaik dari Desa di Kabupaten Batang Hari Jambi. Pria kelahiran Desa Danau Embat Kecamatan Maro Sebo Ilir yakni M.Syadli.S.Th.I.,M.A.
BACA JUGA:Pasutri Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Ini Keterangan Kades Bungku Ardani
M.Syadli yang merupakan Dosen Tetap di Universitas Islam Batang Hari (UNISBA) ini mempertahankan Disertasinya “Keterampilan Asertif Berwawasan Gender dalam Tafsir Al-Mishbah”.
BACA JUGA:H M Syukur Lepas 21 Atlit Renang ke Kejuaraan Ocean Star Cup 2025
Sidang yang berjalan dengan lancar tersebut akhirnya Tim Penguji memutuskan Promovendus M.Syadli dinyatakan lulus dan tercatat sebagai salah satu Doktor Lulusan Universitas PTIQ Jakarta.
Pria lulusan Pondok Pesantren di Batang Hari ini menyampaikan bahwa tekadnya dalam meraih gelar Doktor di Universitas PTIQ Jakarta. Bagaimana tidak salah satu Universitas terbaik di Indonesia ini juga ada nama Pria dari sudut Desa di Batang Hari.
BACA JUGA:Pasca Gempa di Banyuwangi-Situbondo, 50 Rumah dan Dua Tempat Ibadah Rusak
“Tentunya perjuangan ini tidaklah mudah, tapi berkat doa dari orang tua, Keluraga, anak, istri, sahabat, teman, dan bahkan masyarakat akhirnya saya bisa menyelesaikan ini.”Tuturnya dengan nada lirih.
M.Syadli yang dikenal sebagai Dosen yang konsisten dan dekat dengan mahasiswa, dan para Dosen ini kebanjiran ucapan karangan bunga yang berjejer di kampus tempat dirinya mengajar. Mulai dari Bupati Batang Hari, Anggota DPR RI, dan pejabat dari Lembaga lainnya ikut juga menyampaikan ucapkan dan mengirimkan karangan bunga.
BACA JUGA:Museum Siginjei Gelar Belajar Bersama Warisan Budaya Tanpa Batas
Dari Jakarta M.Syadli menyampaikan Terimakasih yang tidak terhingga kepada seluruh sahabat dan teman - teman yang telah mendukung dan mendoakan atas perjuangan kebahagiaan ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



