Seleksi Kompetensi PPPK 2023, Pj Bupati Merangin Pastikan Tidak Ada Titipan

Seleksi Kompetensi PPPK 2023, Pj Bupati Merangin Pastikan Tidak Ada Titipan

Seleksi Kompetensi PPPK 2023, Pj Bupati Merangin Pastikan Tidak Ada Titipan--

BANGKO, JAMBIEKSPRES.CO.ID-Pj Bupati Merangin H Mukti memastikan tidak ada titipan, maupun intervensi dari pihak manapun, terkait pelaksanaan seleksi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun anggaran 2023.

Hal tersebut sebagaimana ditegaskan H Mukti, usai melakukan pemantuan hari pertama pelaksanaan seleksi PPPK Kabupaten Merangin tahun anggaran 2023, di Poltekes Kemenkes Provinsi Jambi, Jumat (17/11).

‘’Pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, jadi tidak mungkin bisa ada titipan,’’ujar H Mukti.

Hasil nilai seleksi sistem CAT itu jelas Pj Bupati, begitu peserta selesai mengerjakan soalnya akan langsung keluar dan cepat diketahui, apakah peserta lulus atau tidak dalam mengikut seleksi tersebut.

Ada sebanyak 169 orang peserta yang mengikuti seleksi calon PPPK pada hari pertama tersebut. ‘’Jumlah peserta keseluruhan tenaga kesehatan sebanyak 177 orang, namun pada hari pertama ini ada sebanyak delapan orang tidak hadir,’’terang H Mukti.

Pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK itu akan dilakukan selama lima hari, mulai tanggal 17 sampai dengan tanggal 21 November 2023. Pj Bulati minta peserta benar-benar serius dan fokus dalam mengisi soal-soal yang diberikan.

Seleksi PPPK terang H Mukti, bertujuan untuk mengisi kekurangan pegawai di sejumlah bidang, khususnya di bidang Pendidikan dan Kesehatan. Diharapkannya, seleksitersebut berjalan dengan lancar, transparan, dan akuntabel.

‘’Kita harapkan seleksi kompetensi PPPK ini nantinya akan menghasilkan pegawai yang kompeten, profesional dan berintegritas. Kita ingin memperkuat pelayanan  di kabupaten kita dengan menghadirkan pegawai yang berkualitas,’’jelas H Mukti.

Dipenghujung pantauan seleksi kompetensi PPPK tersebut, H Mukti minta kepada panitia seleksi untuk menjaga kredibilitas dan objektivitas dalam proses seleksi tersebut. (*)

Sumber: