Covid-19 Merajalela di Shanghai, Rekor Baru: Sehari 25.701 Kasus

Covid-19 Merajalela di Shanghai, Rekor Baru: Sehari 25.701 Kasus

SHANGHAI-Shanghai ditutup. Pemerintah kota setempat kembali melakukan pengujian massal Covid-19 hari ini, Minggu 10 April 2022. 

Menguji massal dilakukan 2 kali dalam satu hari. Pemerintah Kota Shanghai beralasan ini upaya penanganan maksimal dari sebaran wabah

Hari ini merupakan hari kelima, upaya pengujian massal  berturut-turut di pusat keuangan China  itu berputar.  

Data dari pemerintah setempat sejak Jumat 8 April 2022 berada angka 25.701 kasus baru, 23.600 dari Shanghai. Ini rekor baru. 

Penduduk Shanghai diminta untuk melakukan tes antigen sendiri. Bahkan dua kali sehari, kemudian mengantri di kompleks untuk melakukan PCR. 

Wakil Walikota Shanghai Zong Ming mengumumkan perubahan kebijakan lockdown. Kebijakan itu disampaikannya dalam konferensi pers, Sabtu 9 April 2022.

Wabah yang berkepanjangan juga mengancam rantai pasokan China.

Kontainer yang memuat makanan dan bahan kimia menumpuk di pelabuhan terbesar China di Shanghai karena tindakan penguncian menyebabkan kekurangan pengemudi truk untuk mengambil kotak di dermaga.   

Di Guangzhou, 11 distrik kota mengumumkan rencana untuk memulai pengujian virus corona, seperti disampaikan China Central Television Sabtu 9 April 2022. 

Pengetatan wilayah terus dilakukan. Karena penduduk yang tinggal di komunitas dengan kasus Covid-19 dalam 7 hari terakhir dilarang meninggalkan rumah mereka. 

Mereka dikurung di rumah dan tidak dapat meninggalkan daerah tersebut.

Masyarakat yang tinggal di kompleks yang tidak terdeteksi kasus Covid-19 dalam 14 hari terakhir dapat bergerak lebih bebas, namun tetap harus mematuhi aturan social distancing.

Shanghai sedang membangun fasilitas isolasi untuk ratusan ribu orang di pusat konferensi karena negara itu tetap berpegang pada strategi Covid Zero untuk menghilangkan infeksi.  

Sumber: