Sejarah & makna
Arsip foto - Wisatawan menyaksikan pertunjukan 1000 drone light di Pantai Lagoon, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu (1/1/2025). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/foc.--
Di banyak budaya, malam ini dianggap sebagai waktu untuk merenung, merayakan pencapaian, dan menanamkan harapan untuk tahun yang akan datang.
Tradisi perayaan New Years Eve di seluruh dunia
Setiap negara memiliki cara unik dalam menyambut New Years Eve. Pertunjukan kembang api menjadi bagian penting dari perayaan di banyak kota besar.
Misalnya, Sydney di Australia terkenal dengan pertunjukan kembang api di pelabuhan yang memukau ribuan orang. Di New York, tradisi Ball Drop di Times Square menjadi ikon global yang selalu dinantikan.
Di Indonesia, meskipun tidak sepopuler di luar negeri, sebagian masyarakat tetap merayakannya dengan pesta kecil, berkumpul bersama keluarga, atau menyalakan petasan. Tradisi ini menghadirkan suasana meriah dan harapan baru menjelang tahun yang akan datang.
Momen refleksi dan harapan
Selain perayaan meriah, New Years Eve juga menjadi waktu refleksi. Banyak orang meninjau pencapaian, tantangan, dan pengalaman selama setahun terakhir.
Tradisi membuat resolusi tahun baru juga muncul dari momen ini komitmen pribadi untuk memperbaiki diri, menetapkan tujuan, atau mewujudkan impian di tahun mendatang.
Kegiatan umum malam Tahun Baru
Beberapa aktivitas yang sering dilakukan pada malam tahun baru antara lain:
Pesta dan Perayaan: Berkumpul dengan teman dan keluarga untuk merayakan pergantian tahun.
Makan malam spesial: Menikmati hidangan khas sebagai bagian dari tradisi.
Pertunjukan kembang api: Membuat suasana semakin meriah dan berkesan.
Hitung mundur: Menjelang tengah malam, orang-orang menghitung mundur untuk menyambut tahun baru bersama-sama.
New Years Eve bukan sekadar malam terakhir dalam kalender, tetapi juga momen bermakna untuk menutup bab lama dan membuka lembaran baru dengan semangat dan harapan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




