Pengangguran Jambi Naik 2,9 Ribu Orang, BPS Sebut Faktor Musiman Pengaruhi Kenaikan
Pengangguran Jambi Naik 2,9 Ribu Orang, BPS Sebut Faktor Musiman Pengaruhi Kenaikan--
JAMBIEKSPRES.CO.ID - Jumlah pengangguran di Provinsi Jambi mengalami peningkatan pada periode Februari hingga Mei 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, jumlah pengangguran bertambah sebanyak 2,9 ribu orang dibandingkan triwulan sebelumnya, sehingga total pengangguran hingga Mei 2026 mencapai 77,55 ribu orang.
BACA JUGA:Bank Jambi Dinilai Punya Peran Strategis Menggerakkan Ekonomi Jambi
Data tersebut disampaikan dalam kegiatan Siaran Pers Bersama Berita Statistik Periode Agustus 2026 yang berlangsung di Swiss-Belhotel Jambi, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut melibatkan BPS Provinsi Jambi, Bank Indonesia Perwakilan Jambi, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jambi, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi.
BACA JUGA:Dekranasda Tanjab Barat Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Lewat Pelatihan Kerajinan Batok Kelapa
Kepala BPS Provinsi Jambi, Aidil Adha, menjelaskan bahwa peningkatan angka pengangguran tidak sepenuhnya menggambarkan penurunan aktivitas ekonomi, melainkan dipengaruhi oleh faktor musiman, khususnya perubahan aktivitas pekerjaan masyarakat pada periode tertentu.
BACA JUGA:Tiga Siswi Sekolah Rakyat Kota Jambi Dirawat, Dinsos Bantah Isu Keracunan
Menurut Aidil, salah satu faktor yang menyebabkan meningkatnya angka pengangguran adalah berkurangnya aktivitas ekonomi sementara yang sebelumnya banyak dilakukan oleh kelompok perempuan pada periode menjelang Ramadan.
“Penyebab meningkatnya pengangguran yaitu pada triwulan pertama banyak ibu-ibu rumah tangga yang ikut berdagang karena menjelang bulan puasa. Kemudian pada triwulan kedua ketika tidak ada momentum tersebut, sebagian dari mereka tidak lagi bekerja sehingga angka pengangguran perempuan meningkat,” jelas Aidil.
Ia menyebutkan, kondisi berbeda terjadi pada kelompok pekerja laki-laki yang justru mengalami penurunan angka pengangguran. Peningkatan pengangguran lebih banyak dipengaruhi oleh fenomena pekerjaan sementara atau usaha musiman yang muncul pada periode tertentu.
“Untuk laki-laki angka pengangguran sebenarnya turun. Jadi kenaikan ini lebih disebabkan oleh usaha dadakan yang melibatkan ibu-ibu untuk berjualan pada bulan tertentu. Ketika aktivitas itu selesai, mereka kembali tidak bekerja,” ujarnya.
Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Mei 2026, jumlah angkatan kerja di Provinsi Jambi tercatat sebanyak 1,89 juta orang atau meningkat sekitar 18 ribu orang dibandingkan Februari 2026. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga mengalami peningkatan sebesar 0,41 persen poin.
BACA JUGA:Optimalkan Layanan Posbankum, Kanwil Kemenkum Jambi Lakukan Monitoring dan Pendampingan Paralegal
Sementara itu, jumlah penduduk yang bekerja mencapai 1,81 juta orang, meningkat sebanyak 15,3 ribu orang dibandingkan Februari 2026. Lapangan usaha yang mengalami peningkatan jumlah pekerja terbesar berasal dari sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan tambahan sekitar 9,3 ribu orang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




