MITSUBISHI JANUARI 2026

Dewan Maksa Minta Uang, CB: Pertemuan Inisiatif Pimpinan

Dewan Maksa Minta Uang, CB: Pertemuan Inisiatif Pimpinan

Di hari yang sama, Muhamadiah juga mengaku ditelpon Saipudin. Ia mengatakan, perbincangan sama seperti pertanyaan Supriono.

‘‘Amanah dapat perintah, agar paripurna kuorum, ado yang mengancam tidak mau hadir,’‘ tiru

Muhamadiah terhadap perkataan Saipudin.

Kemudian ketika ditanya bagian Gerindra, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Saipudin untuk mengaturnya, kecuali bagian Bustami Yahya dan Syahbandar.

‘‘Yang lain biar saya yang kasih tahu,’‘ ungkapnya.

Anggota DPRD Dapil Tanjab Barat-Tanjab Timur ini juga mengaku ditelpon Saipudin sebanyak 3 kali. Dia dihubungi pada tanggal 24 sebanyak 2 kali, dan 28 November.

‘‘Tiga kali saya dihubungi, yang terakhir tidak saya angkat,’‘ katanya.

Pada tanggal, 24 kata Muhammadiah, Saipudin, menghubungi dia untuk mepertanyakan kehadiran Fraksi Gerindra.

‘‘Saya hanya memastikan 3 anggota, untuk Bustami dan Syahbandar silahkan hubungi sendiri. Saya tidak berani karena mereka senior,’‘ katanya menjawab telpon Saipudin.

Pada telpon kedua di hari yang sama, Saipudin  yang merupakan Asisten III pada waktu itu menanyakan kemana akan diserahkan jatah Fraksi Gerindra.

‘‘Yang tanggal 28 November tidak saya angkat. Saya lagi di jalan, kunjungan,’‘katanya.

‘‘Saya berasumsi akan diserahkan,’‘ tegasnya

Muhammadiyah juga sempat dicecar pertanyaan oleh JPU KPK apakah uang ketok palu pengesahan RAPBD Provinsi Jambi ini sudah ada setiap tahunnya.

Namun, Muhammadiyah mengaku tidak tahu dan tidak pernah menerima. ‘‘Informasinya dulu juga seperti itu. Tapi saya tidak menerimanya,’‘ bebernya.

Kemudian, Hakim bertanya, apakah dirinya mau dengan uang suap RAPBD tahun 2018? ‘‘Mau, tapi keburu OTT,’‘ Aku Muhammadiah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: