Kasus Campak Meningkat, 12 Warga Tanjabtim Positif
Ilustrasi - Ampul vaksin campak. ANTARA/Anadolu/py/pri.--
MUARASABAK, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjabtim mencatat peningkatan kasus campak hingga akhir Maret 2026 kemarin. Dari 32 kasus suspek yang telah diuji di laboratorium Palembang, sebanyak 12 di antaranya dinyatakan positif.
BACA JUGA:Bupati Tekankan Camat dan Lurah Sinkronisasi Program hingga Pengelolaan Sampah
Data yang dihimpun menunjukkan, kasus campak didominasi kelompok usia balita hingga remaja. Sebaran kasus tertinggi berada di Kecamatan Muara Sabak Barat dengan jumlah 7 kasus. Sementara sisanya tersebar di beberapa kecamatan lain di wilayah Tanjabtim.
Sebagian besar pasien saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Nurdin Hamzah. Untuk menekan penyebaran, Dinas Kesehatan telah menyiapkan ruang isolasi khusus bagi pasien campak. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar penularan tidak meluas di tengah masyarakat.
Selain itu, upaya pelacakan atau tracing terus diintensifkan, terutama terhadap kontak erat pasien. Penelusuran juga difokuskan di lingkungan sekolah, khususnya jika ditemukan siswa yang terkonfirmasi positif campak. Hal ini dilakukan mengingat potensi penyebaran di lingkungan pendidikan cukup tinggi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tanjabtim, Eko Purnomo, memastikan bahwa ketersediaan vaksin campak masih dalam kondisi aman dan mencukupi. Seluruh fasilitas pelayanan kesehatan telah diinstruksikan untuk mengintensifkan program imunisasi kepada masyarakat.
"Vaksin tersedia dan cukup. Kami minta fasilitas kesehatan aktif melakukan imunisasi untuk mencegah penambahan kasus," ujarnya.
Masyarakat diimbau untuk segera melengkapi imunisasi anak sebagai langkah utama pencegahan. Selain itu, warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala awal campak, seperti demam tinggi, batuk, mata merah, munculnya bintik putih di dalam mulut, serta ruam kemerahan yang dimulai dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh.
"Dengan meningkatnya kasus ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan semakin meningkat. Upaya pencegahan dini dinilai penting guna menekan penyebaran campak di wilayah Kabupaten Tanjabtim," imbaunya.(lan)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



