DISWAY BARU

Harga Kelapa Dalam di Tanjabtim Naik Lagi Menjadi Segini

Harga Kelapa Dalam di Tanjabtim Naik Lagi Menjadi Segini

Ilustrasi kelapa FOTO: DOK/JAMBIEKSPRES--

MUARASABAK, JAMBIEKSPRES.CO.ID– Setelah sempat mengalami penurunan cukup tajam, harga kelapa dalam di Kabupaten Tanjabtim kembali menunjukkan tren kenaikan. Saat ini, harga di tingkat petani telah mencapai Rp 4.400 per kilogram. 

Sebelumnya, harga kelapa sempat berada di angka Rp 3.700 per kilogram sebelum perlahan naik menjadi Rp 4.200 per Kg, dan kini mencapai angka yang lebih menggembirakan.

BACA JUGA:Minggu! BBM Pertalite Turun, Tidak Lagi Rp10.000/Liter, Harga Aslinya Jadi Segini Berlaku Minggu 15 Juni 2025

Kenaikan harga ini didorong oleh tingginya permintaan ekspor dari pasar luar negeri. Hal tersebut disampaikan oleh Rohim, salah satu toke atau pengepul kelapa dalam di Kecamatan Kuala Jambi. Menurutnya, peningkatan permintaan dari luar negeri menjadi pendorong utama naiknya harga kelapa dalam di pasaran lokal.

"Harga kelapa dalam sekarang sudah Rp. 4.400 per Kg. Setelah sebelumnya sempat turun diangka Rp. 3 ribuan," katanya.

BACA JUGA:Pertamina Raih Laba Bersih Rp49,5 Triliun, Kontribusi ke Negara Capai Rp401 Triliun

Sementara itu, Adnan, salah satu petani kelapa di Tanjabtim, mengaku sangat bersyukur dengan membaiknya harga jual kelapa dalam ini. Ia menyebutkan, bahwa kondisi ini memberikan angin segar bagi petani, setelah sebelumnya sempat dibayangi kekhawatiran akibat harga yang jatuh.

"Sekarang kami sudah bisa sedikit lega. Harga sudah mulai bagus, dan hasil panen juga sedang baik karena tidak dalam kondisi trek seperti sebelumnya," ungkapnya.

BACA JUGA:TOK! Mobil yang Boleh Isi BBM Pertalite dan Solar Dibawah 1.300 cc dan Mobil Diesel Dibawah 2.000 cc

Para petani berharap tren positif ini bisa bertahan, bahkan terus meningkat seperti yang pernah terjadi beberapa waktu lalu, di mana harga kelapa dalam sempat menembus angka Rp 7.000 per kilogram. 

"Dengan hasil panen yang stabil dan cuaca yang mendukung, petani optimis masa panen mendatang akan membawa hasil yang lebih menjanjikan," tukasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait