SAROLANGUN, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun, Jambi, kejar serapan Program MBG yang baru mampu layani 10 persen kebutuhan dari 102.269 sasaran, dengan capaian program itu baru 10.094 penerima manfaat mulai dari pelajar, ibu hamil dan menyusui, hingga balita.
Wakil Bupati (Wabup) Sarolangun Gerry Trisatwika di Sarolangun, Kamis, menegaskan pihaknya serius mengawal program nasional itu. Namun meminta semua pihak terlibat dalam menyukseskan Program MBG di Sarolangun terarah sehingga tepat sasaran.
BACA JUGA:Gubernur Jambi Turunkan Tim Sesali Aksi Anarkis Siswa Terhadap Guru
”Saya minta kembali di cek apakah memang sudah cukup penerima manfaat MBG di Kabupaten Sarolangun, melalui data-data dari dinas terkait. Dengan jumlah yang ada sesuai dengan titik semoga penerima manfaat ini bisa terlayani,” kata Gerry, dikutip dari antara.
Ia mengingatkan semua pihak yang terlibat dalam program itu serius melaksanakan tugas dan fungsi serta tanggung jawab demi menyukseskan Program MBG di Sarolangun, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) dan dinas terkait seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan. serta Dinas Sosial.
BACA JUGA:3.527 Calon Jamaah Haji di Jambi Telah Melunasi Biaya Bipih
Hingga awal 2026 tercatat enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di wilayah itu dan 22 SPPG tengah dalam tahap pembangunan.
"Karena kawan-kawan MBG ini sudah dijelaskan untuk membentuk satuan tugas dan ini akan dievaluasi oleh Kemendagri. Pemkab Sarolangun serius membantu kelancaran Program MBG, karena kita juga ingin program ini cepat terlaksana dan juga berjalan dengan lancar," ucap Wabup Gerry.
Kordinator Wilayah (Korwil) BGN Kabupaten Sarolangun Fitri Permata Sari menjelaskan untuk total penerima manfaat MBG di wilayah itu sekitar 102.269 orang, belum termasuk tenaga pendidik.
”Ada sebanyak 9.225 yang sudah didistribusikan penerima manfaat yang ada di wilayah Kabupaten Sarolangun dari enam SPPG yang aktif. Penerima manfaat 3B ada sebanyak 869 orang dari dua SPPG yang sudah aktif," urai Fitri.
Ia menambahkan perkembangan MBG di wilayah Kabupaten Sarolangun tercatat ada 22 SPPG sedang dalam proses persiapan. Hingga saat ini sudah enam SPPG beroperasi penuh di wilayah Pelawan dan Mandiangin, masing-masing satu SPPG, dan empat satuan pelayanan di Kecamatan Singkut.
"Kemudian untuk Kabupaten Sarolangun ada dua SPPG yang sudah siap operasional dan tinggal menunggu untuk operasional," kata Fitri.(ant)