MITSUBISHI JANUARI 2026

Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG, Waka DPRD Minta SPPG Bertanggung Jawab

Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG, Waka DPRD Minta SPPG Bertanggung Jawab

Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG, Waka DPRD Minta SPPG Bertanggung Jawab-Ist-

MUAROJAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID – Puluhan murid dari sejumlah sekolah di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (30/1) siang.

Sejak siang hingga sore, anak-anak terus berdatangan ke RSUD Ahmad Ripin Sengeti. Mereka datang bergantian diantar orang tua dan pihak sekolah dengan kondisi lemas.

BACA JUGA:Sikapi Dugaan Siswa Keracunan MBG di Muaro Jambi, Gubernur Al Haris : Proses Investigasi Berjalan

Gejala yang dialami hampir seragam, mulai dari muntah-muntah, diare, badan lemas, hingga gemetar. Informasi yang dihimpun, menu MBG yang dikonsumsi siswa berupa soto.

Data sementara mencatat lebih dari 70 siswa harus mendapat penanganan medis di rumah sakit akibat keluhan serupa. Sebagian bahkan masih menjalani observasi intensif.

BACA JUGA:Heboh Penutupan Jalan di Bungo, Pemilik Tanah Sebut Pembangunan Tanpa Izin Darinya

Wakil Ketua I DPRD Muaro Jambi, Wiranto, menegaskan pihaknya akan segera memanggil penyelenggara program, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), untuk meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban.

“Mungkin ke depan akan kita tindaklanjuti dengan pemanggilan SPPG. Mereka harus bertanggung jawab. Bagaimana ini bisa terjadi keracunan,” tegas Wiranto.

Menurutnya, jumlah korban yang dilarikan ke rumah sakit di wilayah Sekernan saja sudah lebih dari 50 siswa.

“Kita berharap kedepan pengawasan dilakukan bersama, bukan hanya DPRD, tapi semua pihak. Jangan sampai program yang niatnya baik justru membahayakan anak-anak,” tambahnya.

Hingga kini, penyebab pasti dugaan keracunan masih dalam penyelidikan. Pihak terkait masih melakukan pemeriksaan sampel makanan serta pendataan korban. (wan)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: