Perang Iran-Israel, Harga Minyak Dunia Melonjak Menjadi Segini

Selasa 17-06-2025,07:31 WIB
Reporter : Tim
Editor : Setya Novanto

Oleh karena itu, melonjaknya harga minyak dunia di tengah-tengah konflik Iran dan Israel, harus dimanfaatkan sebagai momentum bagi pemerintah untuk mengembangkan proyek-proyek energi baru dan terbarukan.

“Fenomena ini semestinya menjadi dorongan untuk beralih ke energi terbarukan, menjadi stimulus,” kata diia dikutip dari Antara.

Terkait dengan dampak kenaikan harga minyak dunia terhadap perekonomian Indonesia, Faisal menyampaikan ada potensi peningkatan harga bahan bakar minyak (BBM) domestik.

Bahkan, bila kenaikan harga minyak dunia melebihi 80 dolar AS per barel, Faisal memandang akan ada penyesuaian terhadap harga BBM bersubsidi, seperti Pertalite dan solar.

“Biasanya berdampak bukan hanya ke ongkos transportasi, melainkan ke harga barang-barang yang lain, terutama bahan pangan,” kata dia.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan, asumsi dasar ekonomi makro 2025 untuk harga minyak mentah Indonesia (ICP) berada di angka 82 dolar AS per barel. Apabila dibandingkan dengan ICP Mei 2025, rata-rata harga minyak mentah Indonesia pada level 65,29 dolar AS per barel.

Saat ini, lonjakan harga minyak dunia berada di kisaran 72–74 dolar AS per barel, masih lebih rendah daripada asumsi ICP yang termaktub di APBN 2025 sebesar 82 dolar AS per barel. (*)

 

Kategori :