KOPI AAA
MITSUBISHI JANUARI 2026

Ratusan Pedagang di Sungai Penuh Protes Relokasi

Ratusan Pedagang di Sungai Penuh Protes Relokasi

walikota Azhar saat mengecek relokasi pedagang pasar tanjung bajure sungai penuh.--

SUNGAIPENUH, JAMBIEKSPRES.CO.IDRatusan pedagang di Pasar Tanjung Bajure, Kota Sungai Penuh, melakukan protes setelah lapak mereka digusur dan dipindahkan ke lokasi baru. Para pedagang mempertanyakan kejelasan tujuan relokasi serta nasib dagangan mereka.

Salah satu pedagang yang enggan disebut namanya mengatakan penolakan bila pindahkan.

BACA JUGA:Harga Udang Ketak di Tanjabtim Stabil, Pasokan Berkurang

"Sudah dua hari sejak dipindahkan, kami tidak mau pindah. Kami berdagang di sini sudah puluhan tahun. Jika dipindahkan ke dalam, penjualan kami menurun bahkan merugi. Ayam kami banyak yang busuk karena tidak ada pembeli," katanya 

Ia menambahkan, penertiban dilakukan oleh oknum parkir secara tidak manusiawi, bahkan lapak mereka ditendang dan pedagang diusir dari tempatnya.

BACA JUGA:Koperasi SMR di Sarolangun Diduga Perjual Belikan Lahan HGU

Para pedagang berharap Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh memperjuangkan hak mereka. "Kami butuh makan, anak kami butuh pendidikan. Dengan berjualan di sini, kami bisa menafkahi dan menyekolahkan anak," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, bersama Sekretaris Daerah Alpian, SE., MM, dan sejumlah instansi terkait, melaksanakan penataan dan penertiban pasar pada Kamis pagi. Penertiban ini dilakukan dengan tujuan menciptakan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman. Menurut Wawako Azhar, sosialisasi relokasi lapak telah dilakukan sebelumnya, dan langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan pasar.

BACA JUGA:Tanpa Penindakan, PETI Dekat Embung Bandara Bungo Bebas Beroperasi

Sekretaris Daerah Alpian juga menegaskan bahwa penataan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya. Pemerintah Kota menegaskan bahwa pasar adalah garda depan perekonomian rakyat.

Sehingga penataan dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.

Kegiatan penataan dan penertiban berlangsung lancar dan kondusif, dengan harapan tercipta lingkungan pasar yang bersih, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: