Jalan Tol Jambi Bisa Digunakan Untuk Mudik Lebaran? Begini Jawaban PPK Pembangunan Tol Baleno

Selasa 13-02-2024,06:22 WIB
Reporter : Andri Brilliant Avolda
Editor : Setya Novanto

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Satuan Kerja Pembangunan Jalan Bebas Hambatan (PJBH) BPJN Jambi memprediksi jalan tol Jambi belum fungsional pada moment mudik April mendatang. Lantaran masih tahap pengerjaan.

PPK Pembangunan Jalan Tol Bayung Lencir-Tempino (Baleno) Seksi 3, Arief Budiarto mengharapkan untuk jalur mudik atau masa lebaran nanti, jalan tol tersebut belum bisa difungsionalkan. Karena pihaknya masih sedang bekerja.

“Kalau ini difungsikan saat mudik lebaran, otomatis kita harus menyingkirkan alat-alat demi keselamatan pemudik dan sebagainya. Kami harapkan belum digunakan dulu, kami upayakan untuk mengejar target kami di pertengahan tahun ini,” jelasnya.

BACA JUGA: Optimis! Tol Jambi Selesai Setelah Lebaran 2024

BACA JUGA:Februari 2024, Target Tol Jambi 54 Persen Tapi Terealisasi 52,8 Persen Karena Terkendala Ini

Belum lagi nantinya, kata Arief, sebelum digunakan ada uji kelayakan jalan dari pusat. "Untuk uji kelayakan ini memakan waktu lebih dari sebulan semuanya akan diuji jalan tol ini," akunya.

Arief menjelaskan untuk konstruksi Jalan Tol Bayung Lencir-Tempino (di Jambi telah mencapai 52,8 persen. Jalan tol tersebut bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) yang ditarget rampung semester II-2024 ini.

BACA JUGA:Update CPNS 2024, Validasi Usulan CASN Tahun 2024 Mulai Diproses

BACA JUGA:15 Ruas JTTS Lancar Jaya Dipakai Mudik, Bagaimana Tol Jambi? Berikut Daftar 15 Ruas Jalan Tol Trans Sumatera

PPK Pembangunan Jalan Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 3, Arief Budiarto mengakui, semestinya di awal Februari ini pihaknya menargetkan sebesar 54 persen.

Lantaran cuaca ekstrem yang terjadi sepanjang Januari lalu, menjadikan progres pekerjaan minus sekira 1,4 persen.

“Progres pembangunan jalan tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 3 saat ini sudah 52,8 persen. Memang masih ada minus dari rencana kita yang sebesar 54 persen, minusnya 1,4 persen,” pungkasnya. (*)

 

Kategori :