Tinjau Proyek Pembanguan, Fasha Berang Pekerjaan Tak Sesuai Rencana

Rabu 02-08-2017,00:00 WIB

 

JAMBI - Wali Kota Jambi Sy Fasha, kemarin (1/8), meninjau sejumlah proyek pembangunan di Kota Jambi. Mulai dari pembangunan Masjid di DPRD Kota Jambi, Stadion Persijam, hingga peleberan jalan di Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Pattimura.

Pantau di lapangan, saat meninjau pelebaran Jalan Hayam Wuruk, Fasha naik pitam, pasalanya, pekerjaan diduga asal jadi. Sebab, dari rencana awal yang seharusnya lebar 3 meter, namun, pelaksanan di lapangan tidak sampai 3 meter.

“Ini kok cuma segini lebarnya. Percuma saja kita lakukan pelebaran kalau segini,” kata Fasha, di Jalan Hayam Wuruk, kemarin.

Fasha langsung meminta stafnya mengambil meteran untuk mengukur  lebar jalan itu. “Ini harus dilebari lagi. Camat sudah sosialisasi kepada warga sini bahwa pelebaran ini 3 meter. Itu sudah ada tanda garis merah batasnya. Ikuti itu,” pintanya.

Kepada sejumlah wartawan, Fasha mengungkapkan, jalan-jalan itu dilebarkan dan dibangunkan sistem drainasenya, karena rata-rata sudah terlalu sempit dan macet. Dalam melakukan pembangunan, pihaknya juga menemui kendala, ada beberapa bangunan yang berada di pinggir jalan dan tidak bisa dibongkar.

\"Kami akan temui pemilik untuk mencari solusi,\" kata Fasha.

Dikatakannya, proyek-proyek yang sudah dikerjakan ini agar bisa selesai tepat waktu dan akhir tahun bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. “Tapi, sebelum itu, yang di Hayam Wuruk Saya minta agak dilebarkan lagi drainasenya. Dilebarkan semaksimal mungkin,\" katanya.

Fasha menambahkan, untuk Persijam, saat ini baru dibangun tribun penonton. Sebenarnya butuh dana Rp 7 hingga 8 miliar untuk merehab agar Persijam terlihat elegan.

“Karena anggaran terbatas, kami hanya bisa anggarkan Rp 3 miliar, dan itu baru untuk tribun penonton,\" katanya.

Ia berjanji tahun depan akan dianggarkan kembali untuk menata lapangan. Dan menggeser tiang gawangnya agak kebelakang supaya bisa standar Nasional, dan dipasang lampu penerangan. “Tribun lama diperbaiki, halaman depan juga,\" tambahnya.

Secara umum, proyek pembangunan di Kota Jambi yang ia tinjau sudah baik. \"Saya melihat secara keselurahan dari proyek yang Saya tinjau sudah baik, ada beberapa lokasi diminta untuk tambah tenaga kerjanya,\" tambahnya.

Sementara itu, Kadis PU Kota Jambi, Farti Suandri mengatakan, secara keselurahannya sesuai rencana dan tidak ada keterlambatan waktu. \"Kami yakin selesai tepat waktu,\" katanya.

Dijelaskannya, dari proyek drainase dan pelebaran jalan mulai dari Hayam Wuruk, Gatot Soebroto, dan jalan Pattimura menelan anggaran kurang lebih hampir Rp 30 miliar. Untuk panjangnya bervariasi, untuk Jalan Pattimura 1,2 kilometer, Gatot Soebroto 700 meter.

\"Kesulitannya kami harus berhadapan dengan masyarakat, masyarakat tidak mau membeaskan lahan dan minta ganti rugi, tapi kita tidak punya dana ganti rugi, jadi pendekatan saja,\" pungkasnya.

Tags :
Kategori :

Terkait