MITSUBISHI JANUARI 2026

Empat Kecamatan di Batang Hari Rawan Karhutla, Berikut Daftarnya

Empat Kecamatan di Batang Hari Rawan Karhutla, Berikut Daftarnya

Sekretaris BPBD Kabupaten Batang Hari Solihin --

BATANG HARI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Batang Hari, terus meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah setempat.

Sekretaris BPBD Kabupaten Batang Hari Solihin mengatakan bahwa berdasarkan pemetaan terbaru ada empat kecamatan masuk kategori wilayah rawan dengan risiko tinggi.

BACA JUGA:Ade Novia Maulana, Dosen UIN STS Jambi, Sabet Juara I Lomba Menulis Nasional ISDS

"Empat wilayah itu masuk risiko tinggi dikarenakan setiap tahunnya ditemukan kasus karhutla di beberapa titik,"katanya.

Dapat diketahui empat wilayah tersebut yaitu Kecamatan Maro Sebo Ulu (MSU), Muara Bulian, Pemayung dan Bajubang.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit Kalbar Periode III Juni 2026 Naik, Tertinggi Capai Rp3.479,18/Kg, Berikut Daftar Harganya

"Untuk daerah Muara Bulian itu tepatnya di kawasan Tahura Senami, dan Kecamatan Bajubang berada di Desa Bungku,"ujarnya.

Dan juga, ia mengatakan di kawasan tersebut juga memilik luasan lahan perkebunan dan hutan yang cukup luas, baik milik pribadi maupun perusahaan.

Untuk itu, pihak BPBD Batang Hari melakukan sosialisasi dan menyiapkan peralatan siaga dalam menekan angka kebakaran tersebut.

BACA JUGA:Dua Polisi Diserang OTK Bersenjata Tajam Saat Atur Lalu Lintas di Depan Pasar Angso Duo Jambi

Saat ini, pihak BPBD Batang Hari kini fokus pada 3 langkah utama yaitu sosialisasi  ke masyarakat tentang bahaya membuka lahan dengan cara membakar, menjalin kerjasama dengan kelompok masyarakat dan pihak perusahaan, serta menyiapkan fasilitas berupa peralatan pemadam api untuk penanganan cepat jika terjadi titik api.

Dengan demikian pemerintah daerah setempat berharap dengan langkah mitigasi ini, kasus karhutla di Batang Hari bisa ditekan dan tidak meluas saat musim kemarau.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait