21 Ribu Jiwa Penerima BPJS PBI di Batang Hari Dinonaktifkan
Kepala bidang pelayanan kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari Dr. A Taqwin--
BATANG HARI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Sebanyak 21 ribu jiwa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Penerima Bantuan Iuran (BPJS PBI) di Kabupaten Batang Hari di non aktifkan.
Kepala bidang pelayanan kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari Dr. A Taqwin mengatakan penonaktifan itu dilakukan oleh BPJS Kesehatan pusat sebanyak 21 ribu peserta pada tahun 2026.
BACA JUGA:Sekda Alpian Pantau Penertiban Pasar Pasca Lebaran
"Penonaktifan ini dilakukan untuk memastikan bantuan kesehatan hanya diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,"katanya
Non aktifkan ini disebabkan oleh data masyarakat miskin yang di Dinas Sosial disandingkan dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menunjukkan bahwa ribuan peserta itu telah memasuki desil enam ke atas.
BACA JUGA:Bupati Anwar Sadat Pimpin Apel Gabungan Pasca Lebaran
"Bagi peserta yang hanya mendapatkan BPJS PBI dengan desil tiga ke bawah, masih bisa diaktifkan kembali dengan masa aktif enam bulan,"ujarnya
Namun, ada juga beberapa alasan yang memungkinkan peserta PBI dinonaktifkan bisa diaktifkan kembali, yaitu masyarakat menderita penyakit yang membutuhkan biaya pengobatan besar atau pasien yang mengkonsumsi obat-obatan rutin.
BACA JUGA:Ular Kobra Menyelinap di Rumah Warga, Damkarmat Muaro Jambi Sigap Evakuasi
Untuk itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari telah meminta Puskesmas di daerah setempat untuk memberikan pelayanan kepada semua pasien yang gawat darurat dan membuat surat keterangan untuk status BPJS nya aktif kembali bagi yang membutuhkan pembiayaan besar.
Sementara itu, Kuota BPJS PBI dari pusat sekitar 126.684 peserta dan peserta Provinsi 79,73 peserta serta Kabupaten 32.601 peserta.
BACA JUGA:Kadinkes Tanjabtim Sidak RSUD Nurdin Hamzah
Untuk data terbaru Maret 2026 menunjukkan bahwa 149.752 peserta menerima PBI, dari total penduduk Batang Hari sekitar 309.156 orang. Saat ini, sekitar 98,2 persen penduduk Batang Hari telah memiliki kartu BPJS.
"Tapi bagi penduduk yang tidak memiliki kartu BPJS itu lebih kurang sekitar 2 ribu jiwa,"tutupnya.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




