MITSUBISHI JANUARI 2026

Insiden Kapal Karam di Malabero, Polresta Bengkulu Periksa Tujuh Orang

Insiden Kapal Karam di Malabero, Polresta Bengkulu Periksa Tujuh Orang

Kondisi kapal wisata 3 Putra pasca karam di Perairan Pantai Malabero pada Minggu sore (11/5). Senin (12/5/2025) (ANTARA/Anggi Mayasari)--

BENGKULU, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Polresta Bengkulu bergerak cepat menangani isiden kapal apal karam di perairan Pantai Malabero Kota Bengkulu pada Minggu sore (11/5/2025).

Polre Bengkulu langsung memeriksa tujuh orang dari pemilik jasa perjalanan sekaligus nakhoda hingga enam anak buah kapal kapal wisata Tiga Putra yang membawa 98 wisatawan tersebut.

Tujuh orang yang dibawa ke Gedung Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Bengkulu untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut pasca tragedi kapal karam sehingga menyebabkan tujuh orang meninggal dunia yaitu Edi Susanto, Rahmad, Andri, Yandi, Dedek dan Fandi.

BACA JUGA:KUR di Pegadaian Syariah Tanpa Agunan Bisa Rp 10 Juta Cicilan Rp 291.800 Per Bulan, Syaratnya Hanya Ini

"Sementara kita bawa ke Polresta Bengkulu dan kita mintai keterangan," kata Kasubdit Tipidter Polresta Bengkulu Ipda Muhammad Ego Fermana di Kota Bengkulu, Senin dikutip dari Antara.

BACA JUGA:Full Senyum! BBM di Kalbar Turun Rp 1.000 Per Liter, Ini Harga Baru Pertamax-Pertalite di SPBU 12 Mei 2025

Ia menyebut bahwa selain melakukan pemeriksaan terhadap ketujuh orang tersebut, Polresta Bengkulu juga memastikan untuk menutup akses sementara akses perjalanan ke Pulau Tikus menggunakan kapal wisata 3 Putra.

Sebelumnya, sebanyak tujuh orang meninggal dunia akibat kapal wisatawan dari Pulau Tikus menuju Pantai Malabero Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu mengalami kapal karam di perairan Pantai Malabero akibat angin kencang yang terjadi pada Minggu Sore (11/5/2025).

BACA JUGA:PSG Raih Juara, Ousmane Dembele Terpilih Pemain Terbaik Liga Prancis

Sebanyak tujuh orang yang meninggal dunia tersebut saat ini berada di rumah sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu.

Untuk nama korban yang meninggal dunia yaitu Riska Nurjanah (28) asal Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Ratna Kurniati (28) warga Kota Bengkulu, Tesya (20) warga Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu.

Kemudian, Nesya (27) warga Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Arva Richi Dekry (29) warga Padang Utara, Provinsi Sumatera Barat, serta Yunita dan Suantra.

BACA JUGA:Pembalakan di Hutan Kawasan, Warga Sungai Bengkal Desak Penindakan Tegas Pelaku Illegal Logging

Berdasarkan informasi yang diterima, kapal tersebut mengangkut sebanyak 104 penumpang yang terdiri dari 98 wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Tikus, satu nahkoda dan lima anak buah kapal (ABK).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: