DISWAY BARU

AI Gemini Dinilai Berisiko Tinggi Bagi Pengguna Anak dan Remaja

AI Gemini Dinilai Berisiko Tinggi Bagi Pengguna Anak dan Remaja

Pengumuman Gemini yang diintegrasikan ke sistem rumah pintar Google Home. (ANTARA/X @madebygoogle)--

JAKARTA, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Organisasi nirlaba yang fokus pada keselamatan anak dalam penggunaan media dan teknologi Common Sense Media merilis hasil penilaian risiko terhadap produk kecerdasan buatan (AI) Gemini milik Google.

Dilansir dari Tech Crunch pada Minggu, hasil analisis menyebutkan bahwa meski Gemini mampu dengan jelas memberi tahu anak-anak bahwa ia adalah komputer, bukan teman, sistem ini masih dinilai berisiko tinggi bagi pengguna anak dan remaja.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Minta BUMN Sektor Sumber Daya Alam Diperkuat

Dalam laporannya, Common Sense menyoroti bahwa versi “Under 13” dan “Teen Experience” Gemini pada dasarnya hanya merupakan versi dewasa dengan tambahan filter keamanan.

Menurut organisasi tersebut, produk AI yang ditujukan untuk anak seharusnya dirancang dari awal dengan mengutamakan keselamatan anak, bukan sekadar modifikasi dari layanan untuk orang dewasa.

BACA JUGA:Gerhana Bulan Total 7-8 September 2025 Terjadi di Sumsel

Analisis juga menemukan Gemini masih dapat membagikan konten tidak pantas dan tidak aman untuk anak-anak, termasuk informasi tentang seks, narkoba, alkohol, hingga saran terkait kesehatan mental yang berpotensi membahayakan.

Hal ini menjadi perhatian serius, mengingat AI dilaporkan terlibat dalam beberapa kasus bunuh diri remaja dalam beberapa bulan terakhir.

Kekhawatiran itu semakin relevan setelah bocoran informasi menyebut Apple tengah mempertimbangkan Gemini sebagai model bahasa besar (LLM) untuk menggerakkan Siri versi terbaru yang akan dirilis tahun depan.

Jika benar, jutaan remaja berpotensi terpapar risiko yang sama, kecuali Apple menambahkan pengaman ekstra.

Common Sense juga menyatakan bahwa produk Gemini untuk anak-anak dan remaja mengabaikan kebutuhan pengguna muda yang memerlukan panduan dan informasi berbeda dibandingkan pengguna dewasa.

Akibatnya, kedua kategori tersebut diberi label “High Risk” dalam penilaian keseluruhan, meskipun Gemini telah ditambahkan filter keamanan.

“Gemini memang sudah tepat dalam beberapa hal mendasar, tetapi keliru pada detailnya. Sebuah platform AI untuk anak seharusnya disesuaikan dengan kondisi mereka, bukan menggunakan pendekatan seragam untuk anak-anak di berbagai tahap perkembangan," kata Senior Director AI Programs Common Sense Media Robbie Torney.

"Agar AI aman dan efektif bagi anak-anak, ia harus dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan dan perkembangan mereka, bukan sekadar versi modifikasi dari produk yang dibuat untuk orang dewasa,” tambahnya, dikutip dari antara. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: