Cuaca Ekstrem BPBD Cianjur Ingatkan Masyarakat Hindari Bermain di Pinggir Pantai

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur Jawa Barat mengeluarkan peringatan bagi masyarakat, pemudik, dan wisatawan menghindari bermain di pinggir pantai dan sungai saat libur hari raya, karena BMKG memprediksi cuaca ekstrem masih melanda. Fo--
CIANJUR, JAMBIEKSPRES.CO.ID -Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur Jawa Barat mengeluarkan peringatan bagi masyarakat, pemudik, dan wisatawan menghindari bermain di pinggir pantai dan sungai saat libur hari raya, karena BMKG memprediksi cuaca ekstrem masih melanda.
Kepala Pelaksana BPBD Cianjur Asep Kusmanawijaya di Cianjur Minggu mengatakan, informasi BMKG menyebutkan cuaca ekstrem disertai angin kencang akan melanda sebagian besar wilayah Jawa Barat, termasuk pantai selatan Cianjur.
Sehingga hal tersebut perlu diwaspadai masyarakat terutama pemudik yang menghabiskan libur hari raya di kampung halaman sambil mengunjungi objek wisata air terjun dan pantai selatan, agar tidak mendekati bibir pantai atau bermain air di bawah air terjun.
BACA JUGA:Pemkab Cianjur Melayangkan Peringatan Bongkar Warung di Lokasi Rawan
"Bisanya setelah hari raya, pemudik atau wisatawan akan memadati objek wisata mulai dari alam hingga pantai, sehingga kami meminta petugas tempat wisata dan relawan untuk melakukan pengawasan dan melakukan imbauan agar tidak mendekati air," katanya, dikutip dari antara.
Hal itu, katanya, karena akibat cuaca ekstrem dapat memicu terjadi gelombang tinggi dan arus deras di pinggir pantai dan sungai, sehingga dapat mengancam keselamatan jiwa, sehingga pengunjung tempat wisata diminta untuk waspada dan mematuhi anjuran petugas.
BACA JUGA:Polres Garut Gencarkan Patroli Berantas Aksi Premanisme Menjelang Lebaran
Pihaknya juga meminta kepada para pemudik dengan tujuan wilayah selatan Cianjur agar lebih meningkatkan kehati-hatian dan waspada saat melintas, terutama saat malam hari hujan turun lebat lebih baik menepi sambil beristirahat karena rawan terjadi bencana alam tanah longsor.(ant)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: