Viral Warga Tanjab Jual Pisang di Tengah Laut, Tiga Jam dari Darat Demi Mencari Nafkah

Viral Warga Tanjab Jual Pisang di Tengah Laut, Tiga Jam dari Darat Demi Mencari Nafkah

Tangkapan layar video viral nelayan Jambi menjual pisang di tengah laut. Sumber : Akun TikTok Ach Sohif Ramdani--

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Sebuah video viral, memperlihatkan seorang penjual pisang asal Provinsi Jambi menjajakan dagangannya di tengah laut. 

 

“Jambi, gila pagi-pagi sudah ada perahu jualan, padahal jarak dari daratan sekitar 15 NM lebih,” ujar pemilik akun Tik Tok Ach Sohif Ramdani. 

 

Sohif adalah seorang pelaut kapal besar yang kebetulan membeli pisang nelayan itu, lalu ia videokan. 

 

Jarak 15 NM kata Sohif tidaklah dekat, bisa menghabiskan sekitar 2 hingga 3 jam perjalanan jika menggunakan kapal kecil bermesin seperti yang digunakan penjual pisang tersebut. 15 NM jika dihitung sekitar 25 kilometer dari daratan.

 

“Bapaknya luar biasa mencari nafkah sampe puluhan Nautical Mile dengan perahu kecil dan cuma membawa sedikit dagangan,” kata Sohif lagi. 

 

Pedagang pisang itu kata Sohif hanya menjadikan sebuah ujung bukit sebagai patokannya untuk kembali ke kampung tempat ia tinggal. 

 

Meski tak mengetahui secara pesti asal desa mana pedagang pisang itu, namun menurut Sohif bapak itu mengaku berasal dari Provinsi Jambi. 

 

Seperti kita ketahui Wilayah Provinsi Jambi yang memiliki area laut seperti yang terlihat di video adalah Tanjung Jabung Timur. 

 

Video ini pun viral, hingga berita ini dibuat Kamis (21/9), video telah ditonton oleh 320,7 ribu viewer dan dikomentari oleh 247 orang serta memperoleh 8859 suka. 

 

“Terimakasih sudah belanja, semoga rejeki crew dilancarkan semua,” ujar Jr mengomentari video Sohif. 

 

“Mencari rejeki yang halal dan barokah itu lebih baik, meskipun tak seberapa hasilnya, berbagi itu indah,” lanjut Yanni Bedjo dalam kolom komentar. 

Setelah memborong semua pisang yang dibawa, Sohif lalu melepas kembali pedagang itu pulang ke kampungnya. 

 

“Yo langsung balek, hati-hati,” lanjut Sohif. Jauh sekali, Sohif pun mengaku kagum dan salut dengan perjuangan warga Jambi dalam mencari nafkah, rela jauh-jauh membawa pisang ke tengah laut demi menghidupi keluarga. “Gila Jambi,” katanya lagi. 

 

Selain bertemu pedagang pisang, Sohif juga membagi video saat bertemu nelayan Jambi yang menjual udang, kepiting dan cumi. “Kita borong sekitar 150 kilo, mantap, murah,” ujar Sohif. 

 

Nelayan ini juga warga Jambi, Sohif dalam captionnya mengaku salut dengan masyarakat Jambi yang pekerja keras. “Orang-orang Jambi luar biasa,” tulisnya. 

 

Terlihat di video semua hasil tangkapan nelayan Jambi itu diangkat ke atas kepal besar tempat Sohif bekerja. “Naikin semuanya bang,” kata Sohif kepada nelayan yang berjumlah tiga orang itu. 

“Kualitas bagus dan harganya juga murah semangat pak nelayan,” ujar Zhinambela di kolom komentar. 

 

Komentar positif lainnya juga muncul memuji Sohif dan crew kapal lain yang telah membantu nelayan Jambi. “Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT, sehat selalu saudaraku,” tulis Rahmad untuk Sohif. (dpc)

Sumber: