Tak Hanya Sambo, Ini Kisah Lain Atasan Siksa Anak Buah di Tubuh Polri

Tak Hanya Sambo, Ini Kisah Lain Atasan Siksa Anak Buah di Tubuh Polri

Tangkap layar video Kapolres Nunukan non aktif saat menyiksa anak buahnya Brigadir Soni--

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Pimpinan menyiksa anak buah sebenarnya bukan cerita baru di kalangan Polri. 

 

Kisah ini pernah terjadi di Nunukan. Ketika itu Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar menganiaya salah satu anak buahnya, dalam ruang pertemuan, di depan banyak orang hingga tersungkur tak berdaya dan terekam kamera.

 

Video itu sempat sangat viral pada November 2021 lalu. Terlihat sangat jelas di video, Syaiful Anwar melakukan serangan tanpa ada perlawanan dari sosok yang merupakan anak buahnya di Polres Nunukan hingga tersungkur dan kesakitan.

 

Kabid Propam Polda Kalimantan Utara, ketika itu Kombes Pol Deary Stone Supit saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian di video. 

 

Tak lama kemudian Kapolda Kalimantan Utara yang dijabat oleh Irjen Pol Bambang Kristiyono meminta pelaku penyiksaan diperiksa dan untuk melancarkan proses pemeriksaan Karo SDM Polda Kalimantan Utara menonaktifkan Syaiful Anwar. 

 

Tak lama kemudian terkuak, ternyata sang Kapolres melakukan hal itu karena rasa kesal terhadap korban. 

 

Kabid Humas Polda Kalimantan Utara Kombes Budi Rachmat mengaku bertemu langsung dengan AKBP Syaiful Anwar. "Khilaf, Saya sudah bertemu. Dia bilang jengkel, jadi khilaf," kata Budi.

 

Korban bernama Brigadir Soni, dia adalah salah satu anggota yang bertugas pada bagian Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) di Polres Nunukan. 

 

Sang Kapolres ternyata mengaku kesal kepada Brigadir Soni karena dianggap tidak bertugas dengan profesional saat Kapolres melakukan kegiatan zoom meeting dengan Polda Kalimantan Utara dan Mabes Polri. 

 

Setelah Disiksa Malah Korban yang Minta Maaf

 

Kejadian semakin menarik, Brigadir Sony yang sebelumnya adalah korban kekerasan, malah dia pula yang meminta maaf. 

 

Video permintaan maaf  Brigadir Sony itu diunggah di akun  Instagram @andreli48. Terlihat Brigadir Sony memberikan klarifikasi mengenai kejadian tersebut.

 

Begini pernyataan maaf Brigadir Soni Selasa 26 Oktober 2021

 

"Selamat malam Komandan, senior dan rekan-rekan terkhusus untuk bapak Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar saya memohon maaf atas video yang beredar di media sosial. Karena pada saat mengupload video tersebut tidak berfikir dengan jernih. Dengan kejadian beredarnya video tersebut saya sangat menyesal dan saya membenarkan saya tidak melaksanakan perintah pimpinan. Setelah kejadian tersebut saya langsung menghadap bapak Kapolres Nunukan untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan. Permohonan maaf ini tidak ada unsur paksaan dari siapa pun. Sekali lagi komandan izin saya meminta maaf atas kesalahan yang saya lakukan”

 

Video permintaan maaf Brigadir Soni ini pun viral. Netizen mempertanyakan, kenapa atasan yang salah, malah anak buah yang harus minta maaf, apakah memang seperti itu di tubuh Polri? (dpc)




Sumber: