Dorong Pemahaman MBKM, FAH Gelar Revisi Kurikulum

Dorong Pemahaman MBKM, FAH Gelar Revisi Kurikulum

Narasumber didampingi Dekan dan Wakil Dekan FAH UIN STS Jambi saat pemukaan kegiatan.--

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID--Untuk memberikan pemahaman yang baik tentang program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), maka Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN STS Jambi, Rabu (15/6) lalu menggelar Workshop Revisi Kurikulum.

Kegiatan diikuti  dosen dilingkungan FAH dan menghadirkan narasumber DR. H. Abdul Majid. M.Ag dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tema kegiatan ini ‘MBKM, Pengalaman dan Manfaatnya Bagi Mahasiswa’.

Dekan FAH, Dr. Halimah Djafar, M.Fil.I

Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN STS Jambi, Dr. Halimah Djafar, M.Fil.I menjelaskan, kegiatan ini sangat penting guna membuka wawasan dan menyamakan persepsi dalam menjalankan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“MBKM merupakan program skema pembelajaran yang membebaskan mahasiswanya untuk mengembangkan potensi akademik dan akademik di luar kampus. Hal ini mendorong mahasiswa memiliki kesiapan lebih untuk menghadapi dunia kerja dan memiliki kesiapan dalam berinteraksi dengan lingkungan,” ujar Halimah Djafar kemarin.

Narasumber DR. H. Abdul Majid. M.Ag dari UMY

Kegiatan ini diikuti Ketua dan Sekretaris Prodi juga para dosen dilingkup FAH UIN STS Jambi. Mereka sangat semangat dalam mendengarkan materi yang disampaikan oleh narasumber. Kegiatan juga dihadiri Wakil Dekan I FAH, Dr. Ali Muzakir, M.Ag dan Wakil Dekan II FAH, Dr. Alfian, S.Pd, M.Ed.

Dekan dan Wakil Dekan FAH UIN STS Jambi bersama narasumber foto bersama peserta kegiatan

Dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pastinya dapat meningkatkan pengalaman mahasiswa, dimana mahasiswa memiliki pengalaman untuk berhubungan dengan dunia luar serta dunia industri. Hl ini menjadikan mahasiswa memiliki kesiapan lebih untuk menghadapi dunia kerja dan berinteraksi dengan lingkungan.

Penyerahan piagam sebagai narasumber oleh Dekan FAH

Tantangan bangsa Indonesia dalam menghadapi era industri 4.0 ini adalah menyiapkan SDM yang unggul dan berdaya saing tinggi.  SDM unggul adalah kelompok angkatan kerja Indonesia yang profesional, produktif, mampu bersaing, dan siap menghadapi tantangan global serta revolusi industri 4.0 saat ini.

Salah seorang peserta kegiatan berdialog dengan narasumber

Peserta mengikuti kegiatan Workshop Revisi Kurikulum

Perguruan Tinggi mempunyai peran besar dalam mempersiapkan SDM Indonesia untuk menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. Hal lain yang menjadi perhatian seluruh pihak khususnya para pemangku kepentingan di sektor pendidikan adalah mengupayakan terciptanya grand design arah pengembangan pendidikan kedepannya. Selain itu, dibutuhkan langkah kolaboratif untuk memenuhi proyeksi kebutuhan tenaga kerja dimasa mendatang. (uci/adv)

 

Sumber: