Tanjabtim Siagakan 4 Posko Darurat Karhutla

Tanjabtim Siagakan 4 Posko Darurat Karhutla

Satgas Karhutla saat berjibaku memadamkan api yang membakar lahan. -Wijdan-

MUARASABAK, JAMBIEKSPRES.CO.ID - Sejak Surat Keputusan Bupati Tanjabtim Nomor 381 dikeluarkan pada tanggal 25 April 2022 lalu, Pemerintah Kabupaten Tanjabtim telah meningkatkan siaga darurat karhutla. Status tersebut ditingkatkan hingga 23 Juli 2022 mendatang.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tanjabtim, Indra S Gunawan mengatakan, bahwa setelah peningkatan status tersebut, pihaknya bersama TNI dan Polri mendirikan 4 posko untuk melakukan pengawasan dan patroli dalam mencegah terjadinya karhutla.

"4 posko itu tersebar di Kecamatan Mendahara, Dendang, Berbak dan Sadu. Posko ini sengaja didirikan untuk mengantisipasi terjadinya kasus karhutla," katanya.

Dia menjelaskan, untuk mesin atau alat pemadam, sudah standby di Kecamatan Mendahara dan Sadu. Jadi jika nanti ada terjadi karhutla di Dua kecamatan itu, petugas tidak susah payah lagi membawa alatnya, tinggal petugasnya yang datang.

"Kita Dua posko sudah ada alat yang standby, jadi petugas tidak lagi susah-susah untuk untuk membawa alat pemadam," sebutnya.

Selain itu, dalam siaga darurat karhutla ini, pihak perusahaan juga dilibatkan, dan akan membentuk tim cluster, jadi pihak perusahaan akan dibagi menjadi 2 tim untuk penanganan karhutla. Hingga memasuki pertengahan tahun 2022, kasus karhutla yang terjadi di Kabupaten h7 tercatat totalnya sebanyak 4 hektar yang terjadi di Dua kecamatan.

"Dimana, pada kasus Karhutla yang terjadi di Kecamatan Kuala Jambi totalnya sebanyak 1 hektar dan untuk di Kecamatan Sadu totalnya 3, hektar," tukasnya.(lan)

Sumber: