Berkat Belut, Sekelompok Anak Muda Jambi ini Raih Banyak Prestasi

Berkat Belut, Sekelompok Anak Muda  Jambi ini Raih Banyak Prestasi

Produk inovasi BonEel menyulap belut menjadi abon bergizi tinggi--

JAMBI, JAMBIEKSPRES.CO.ID- Belut, ketika belum diolah hanyalah ikan biasa yang dimasak ibu rumah tangga menjadi bahan lauk, namun di tangan anak-anak muda ini, belut bisa menjadi produk inovasi.

 

Adalah abon dengan brand BonEel yang kini serius mereka kembangkan. BonEel merupakan sebuah brand usaha yang dibangun dengan kerja sama tim terdiri dari Valen Dwi Putri , Nur Chotipah, M. Shaiful Anwar , M. Farhan dan Salshadilla Miftasyanah.

 

Berawal dengan modal hasil sumbangan masing-masing Rp 250.000 dan mendapat bantuan pendanaan dari Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) 2021 akhirnya BonEel kini berkembang menjadi usaha kreatif yang menjanjikan.

 

Valen Dwi Putri, CEO BonEel kepada Jambi Ekspres mengatakan, potensi bahan baku belut di Provinsi Jambi cukup besar, khususnya di Kabupaten Muaro Jambi, Kecamatan Kumpeh di Kelurahan Tanjung Provinsi Jambi. “Kami mencoba memanfaatkan potensi yang ada, membuat abon belut, tujuannya supaya petani sejahtera dan masyarakat bisa menkonsumsi makanan dengan nilai gizi tinggi,” lanjutnya.

 

Dalam pengolahannya, tim BonEel terlebih dahulu memisahkan antara daging dan kulit. Kulit menjadi krispy kulit belut kemudian dagingnya sebagai bahan baku abon.  “Jika selama ini masyarakat lebih mengenal abon daging sapi, ayam, ikan, udang, maka dari Jambi ada abon belut,” lanjut Valen.

 

Berkat inovasi ini BonEel telah mendapat apresisi diantaranya Penerima Dana Program Mahasiswa Wirausaha MBKM UNJA 2021, Juara 3 Desain Poster Produk Pada Unja Smart CollaborAction Expo 2021,  Juara 2 Stand Terbaik Pada Unja Smart CollaborAction Expo 2021, Finalis Apresiasi Kreasi Indonesia 2022 yaitu program pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas dan pameran kepada para pelaku ekonomi kreatif pada subsektor kuliner, kriya, fesyen, aplikasi, film, dan musik, yang akan diselenggarakan di 16 Kota/Kabupaten di Indonesia, salah satunya Kota Jambi.

 

Kata Valen, Kegiatan AKI 2022 ini diikuti oleh 6.571 pendaftar pelaku ekonomi kreatif seluruh Indonesia. Dan yang lolos menjadi finalis AKI 2022 sebanyak 320 peserta saja. “Alhamdulillah BonEel Jambi salah satu Pelaku Ekonomi Kreatif yang menjadi finalis dalam kegiatan Apresiasi Kreasi Indonesia 2022 yang diadakan oleh Kemenparekraf,” lanjutnya.  (dpc)

 

 

 

Sumber: