KPU Konsultasi ke Kemendagri

KPU Konsultasi ke Kemendagri

JAMBI-Paska keputusan Kemendagri terkait pengunduran pelaksanaan Pemilukada dibeberapa daerah di Indonesia salah satunya Kerinci, KPU Kerinci akan melakukan konsultasi ke Kemendagri.

Kepastian mengenai hal tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Kerinci, Rusdi Marsyam saat dikonfirmasi kemarin (19/09).

”Dalam minggu depan kita akan konsultasi ke Kemendagri untuk menanyakan soal kepastian pelaksanaan Pilkada,” ujarnya.

Dikatakan Rusdi, pihaknya berharap agar pelaksanaan perebutan BH 1 DZ tersebut bisa dilaksanakan sesuai dengan rencana sebelumnya, yakni Juli 2013 mendatang.

”Sampai sekarang belum ada kepastian, kita ingin pelaksanaannya dipercepat, pada 2013 nanti,” katanya.

Jika Pemilukada digelar Juli 2013 mendatang, Januari 2013 pihaknya sudah mulai menjalankan tahapan yakni, melakukan perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Disingung soal anggaran, menurutnya hingga saat ini belum juga ada kepastian. Anggaran tersebut akan dianggarkan di APBD murni 2013 nanti.

”Anggaran juga sedang dibahas, kan kita sudah mengusulkan untuk putaran pertama sekitar Rp 16 Milyar dan untuk putaran kedua itu sekitar Rp 5 Milyar,” sebutnya.

Namun usulan anggaran senilai Rp 16 Milyar tersebut dipangkas oleh Pemkab menjadi sekitar Rp 10 Milyar.

”Ini tidak cukup, untuk honorium penyelenggara saja mencapai 50 persen. Untuk honorium ini paling besar menyedot anggaran,” tandasnya.

Lantas jika anggaran tersebut dianggarkan di APBD murni 2013 apakah tidak menghambat tahapan yang direncanakan. Menginggat anggaran baru bisa dicairkan sekitar akhir Februari atau Maret 2013?

”Januari kita belum butuh banyak dana, kita baru melaksanakan perekrutan PPK dan PPS. Sekitar Maret baru dibutuhkan untuk membayar gaji penyelenggara ini,” pungkasnya.

(cas)

Sumber: