Unja dan Diknas Gelar TOT Lesson Study

Unja dan Diknas Gelar TOT Lesson Study

JAMBI-Untuk meningkatkan pemahaman dosen LPTK dan guru mengenai konsep, prinsip dan praktik Lesson Study maka Universitas Jambi dan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menggelar Training of Trainer (TOT) Lesson Study pada Kamis (04/10) kemarin. Kegiatan ini diikuti 25 dosen dan 5 guru.

            Rektor Universitas Jambi, Prof Dr Aulia Tasman, MA dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini untuk melatih dosen dan guru karena bagian dari proses pembelajaran. “Saya sangat menghargai kerjasama ini, ini sebagai sumbang piker kita membantu peningkatakan mutu di Provinsi Jambi,” ujar Aulia saat membuta acara TOT Lesson Study kemarin.

            Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Drs H Idham Kholid, ME mengatakan bahwa kewenangan Diknas hanya 3 yaitu peningkatan mutu  tenaga pendidik dan kependidikan, penyelenggaraan sekolah khusus dan luar biasa serta penyelenggaran Rintisan Sekolah Berstandar Internasional.

            “Selama ini pole penembangan guru selalu diklat dan kita sanggap sangat monoton. Karena setelah diklat masih ada pertanyakaan hasil dari kegiatan ini. Kalau melihat pola yang ada, maka program ini sulit tercapai karena 2014 semua guru harus S1 dan ini sangat sulit tercapai,” ujar Idham, kemarin.

            Dikatakan Idham bahwa kemajuan dunia pendidikan tidak bisa lepas dari dunia perguruan tinggi. Ini merupakan kerja awal Diknas dan Unja, kedepan dapat ditingkatkan lagi. “Kami siap menerima masukan dari perguruan tinggi demu kemajuan dari pendidikan di Jambi,” akunya.

            Sementara itu Ketua Panitia, Dr Ekawarna, M.Psi mengatakan bahwa salah satu alternatife meningkatkan kualitas pembelajaran dengan melaksanakan Lesson Study. Lesson Study merupakan suatu model pembinaan profesi pendidik melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan.

            “Lesson Study merupakan suatu proses sistematik yang digunakan guru-guru Jepang untuk menguji keefektifan pengajarannya dalam ranga meningkatkan hasil pembelajaran. Proses sistemaik yang dimaksud adalah kerja guru-guru secara kolaborasi untuk mengembangkan rencana dan perangkat pembelajaran,” ujar Ekawarna, kemarin.

            Sedangkan tujuan digelarnya kegiatan TOT Lesson Study adalah untuk meningkatkan pemahaman dosen LPTK dan guru mengenai konsep, prinsip dan praktek Lesson Study. Lalu meningkatkan keterampilan dosen dan guru dalam melaksakan Lesson Study agar keprofesionalannya meningkat.

            “Membangun komunikas belajar antar dosen, antar guru, antar guru- dosen dan antar guu-siswa. Menemukan model pembelajaran inovatif ala Indonesia untuk dosen dan guru. Kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam upaya peningkatan kompetensi guru,” jelasnya.

            Diakuinya bahwa setelah kegiatan ini akan dilakukan 11 kegiatan lain yang akan dilaksanakan di dua kabupaten yaitu Kabupaten Bungo dan Muarojambi. Kegiatan akan diakhiri dengan lokakarya pengembangan kurikulum berbasis Lesson Study untuk mencari model yang dapat diterapkan pada kegiatan peningkatan kualifikasi guru di Jambi.

(kta)

Sumber: