>

DPRD Muarojambi Minta Ambulan Untuk 3 Puskesmas

DPRD Muarojambi Minta Ambulan Untuk 3 Puskesmas

SENGETI- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muarojambi, menggelar rapat paripurma dalam rangka jawaban atau tanggapan Bupati terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Dewan terhadap tiga Ranperda Kabupaten Muarojambi, Senin (21/10).

Paripurna ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Muarojambi, Agustian Mahir dan Ahmad Haikal. Sementara itu, Bupati Muarojambi di wakilkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muarojambi, M Fadhil Arief.

Dimana anggota Dewan dalam Pemandangan Fraksi meminta kepada Pemkab Muarojambi untuk melengkapi fasilitas ambulan di 3 Puskesmas.

Fraksi Gerindra melalui Juru Bicaranya Ahmad Taufik yang menyingung soal masih adanya puskesmas di Kabupaten Muarojambi yang belum memiliki kendaraan ambulance dan juga ada kendaraan ambulance yang tidak layak pakai.

\"Jadi kami minta Pemkab untuk menyiapkan 3 ambulan untuk 3 puskesmas yang selama ini belum ada, karena ini merupakan pelayanan masyarakat paling dasar,\"harap Taufik.

Sementara itu, Sekda Muarojambi M. Fadhil Arif dalam jawabannya mengatakan bahwa pihak eksekutif sangat responsif dalam menanggapi semua aspirasi.

\"Dari 22 Puskesmas yang ada di Kabupaten Muarojambi, terdapat 18 ambulance dalam kondisi baik, satu ambulance dalam kondisi rusak berat yaitu di Desa Markanding dan ada tiga puskesmas lagi yang belum punya ambulance yaitu puskesmas Kasang Pudak, Suko Awin Jaya, dan Talang Bukit,\" jelas Sekda.

\"Untuk kekurangan mobil ambulance tersebut akan kita bahas lebih lanjut pada tingkat hearing nanti,\"lanjut Sekda

Dalam kesempatan ini, Sekda juga menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan jawaban penyampaian Ranperda tahun anggaran 2020, penyampaian Ranperda RPJMD tahun 2017 -2020 dan penyampaian Ranperda perubahan tentang Penyelenggaraan Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa.

Ada beberapa hal yang disampaikan oleh Sekda diantaranya Pemerintah Kabupaten Muarojambi sependapat terhadap tanggapan fraksi Partai Nasdem-PKS mengenai masalah Karhutla.

Ada tiga hal yang perlu di perhatikan di antaranya pencegahan terhadap karhutla harus lebih masif dengan melakukan edukasi pada masyarakat akan dampak negatif karhutla. \"Mengenai hal ini Pemerintah Kabupaten Muarojambi melalui BPBD bekerjasama dengan Tni dan Polri telah melakukan langkah-langkah mulai dari sosialisasi ke sekolah-sekolah, masyarakat dan juga penyebaran informasi melalui media sosial,\" terangnya.(era)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: