>

Until Today

Until Today

Soheila dan Ciel yang baru menyadari keberadaan Samuel sedikit terkejut, berbeda dengan Dave yang sadar maksud Samuel, segera melepas pelukannya Dari Soheila dan memisahkan tangan Ciel yang menggenggam tangan Soheila.

\"Lepas!\" Suruh Dave, Ciel yang tidak ingin melepaskan tangannya tadi mau tidak mau harus melepaskan tangannya karena pelototan tajam dari Soheila. Jika saja ia bukan bucin Soheila, maka Ciel yakin tatapan Soheila tidak akan mempan padanya, hanya saja situasi sekarang ia adalah pecinta sejati Soheila.

Dave segera mengambil tisu basah dan Handsinitizer dari kantungnya, mengusap tangan Soheila bekas genggaman Ciel tadi dengan tisu basah lalu menyapukan Handsinitizer. Ciel yang melihatnya hanya terperangah tidak mengerti terhadap tingkah manusia tidak jelas dihadapannya ini.

\"Astaga, jika saja dia bukan calon kakak ipar ku nanti harusnya wajah tengiknya itu sudah di rumah sakit sekarang\" batin Ciel.

Ciel yang melihat kelakukan Dave hanya tersenyum masam, sedang Soheila dirinya hanya tertawa geli begitupula dengan Samuel. Dave dengan segala tingkah absurdnya memang patung diacungi jempol. Tampang boleh tampan, body tidak kalah Maco dari preman pasar hanya saja hati hello Kitty memang tidak pernah bisa dielakkkan dari seorang Dave.

\"Kakak,\" tegur Soheila pada Dave. Mengerti teguran Soheila, Dave hanya mendengus kasar dan menatap tidak senang pada Ciel.

\"Bisakah kita mencari tempat yang lebih nyaman, astaga, aku bosan menunggu drama kalian usai,\" gerutu Samuel, disaat yang bersamaa pengumuman akan kebarangkatan menuju Kanada kembali terdengar.

\"Tunggulah sebentar disini kak, aku harus mengantarkan Ciel.\" Ujar Soheila.

Samuel yang mendengarnya sedikit heran, mengapa Ciel pergi ke Kanada, bukankah seharusnya Ciel melindungi Soheila disini setelah apa yang terjadi terkait dirinya, \"Kanada? Kau akan pergi ke Kanada?\" Tanya Samuel pada Ciel.

Ciel yang mendengar pertanyaan Samuel mengangguk sekilas dan berkata \"ya aku akan pergi ke Kanada,\"

\"Untuk apa?\" Tanya Samuel lagi.

Ciel sedikit berpikir untuk menjawab pertanyaan Samuel karena dirinya memang dalam keadaan situasi yang mendesak dan rumit atas kepergiannya menuju Kanada. Mendapat raut bingung di wajah Ciel, Soheila segera menjawab pertanyaan yang di lontarkan Samuel.

\"Ini semua karena ulahmu, kau meninggalkan sesuatu yang rumit pada hal yang tidak kami ketahui jelas apa itu dan keberangkatan menuju Kanada menjadi salah satunya jalan keluar kami.\" Ujar Soheila dengan kesal, sejujurnya ia ingin sekali mencabik-cabik Samuel saat ini mengingat betapa susahnya dirinya, Ciel, dan Mariana berjuang dalam keadaan yang rumit akibat ulah Samuel.

Samuel yang paham dari maksud pertanya Soheila segera mengangguk pelan, \"jangan pergi dan akan aku jelaskan maksud hari itu\" ujar Samuel,

Dave yang mendengarkan percakapan antara Ciel, Soheila dan Samuel menatap bingung, paham akan raut wajah bingung dari Dave, Samuel segera memberi kode terkait rencana mereka yang membuat Dave paham arah pembicaraan mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: