>

Behind: Impossible

Behind: Impossible

***

Mala, Danu, Reno, Tsana, Doni, serta Sanu menatap heran pada Keken dan Kirana yang terlihat akur, bahkan terlihat sangat harmonis. Tatapan mereka berenam tidak berhenti menyelidik kepada Keken dan Kirana, seolah Keken dan Kirana adalah penjahat yang baru saja keluar dari penjara secara tiba – tiba.

“Kiamat udah deket ya?” Tanya Mala acak, mengingat betapa tidak mungkinnya Keken dan Kirana akan akur.

“Nggak tau gue, mungkin aja iya.” Jawab Doni. “Kayaknya Gue harus beli kacamata baru deh, mana tau mata gue salah lihat hari ini.” Ujar Sanu kembali mengecek kacamatnya tidak percaya terhadap pandangannya kali ini.

“San, coba lo Tanya kembaran lo, Danu kan matanya rada lebih bener dari lu.” Ujar Tsana menyuruh Sanu. Sanu dan Danu adalah saudara kembar tidak identik, banyak yang tidak mengetahu fakta tersebut belum lagi Sanu yang memakai kacamata membuat mereka berdua tidak ada kemiripan sama sekali.

“Gimana Dan?” Tanya Sanu, Danu mengangkat bahunya “Gue rasa meraka salah minum obat tadi pagi,” Komentar Danu yang membuat Sanu terpingkal. “Goblok lu Dan!” Ujar Sanu masih tertawa.

“Kek yang bilang nggak sadar diri aja lebih goblok,” Ujar Danu tersenyum evil, Sanu yang melihatnya memukul pundak Danu pelan, “Durhaka lo jadi Adek!” Ujar Sanu.

“Napa jadi lo berdua sih yang drama, loh liat tuh Keken ama si anak kucrut napa bisa gitu?” Ujar Mala kesal melihat Danu dan Sanu.

“Iya kanjeng ratu, laksanakan!” Ujar Sanu sambil membungkuk hormat. “Keliatan ya bucinnya San, padahal belum jadi siapa – siapa?” Komentar Tsana tiba – tiba.

“Apaan sih Tsuzana, Enakan lo urus tuh arwah – arwah gentayangan!” Sarkas Sanu mengelak terhadap komentar yang Tsana lontarkan.

“Mal, besok kalo si Sanu ngajakin lu nikah kagak usah mau, tolak aja langsung!” ujar Danu tiba – tiba, mendengarnya membuat Sanu memasang senyum masam. Pasalnya setiap orang yang berada di divisi Humas mengetahui bahwa Sanu sangat menyukai Mala, hanya saja Mala sangat tidak peka terhadap perasaan Danu.

“Gimana mau nikah, pacaran aja enggak” Ujar Mala.

“Jiyah…Kode tu San, Gas ajalah.” Sahut Doni yang sedari tadi hanya diam mendengarkan.

“Serius Mal?” Tanya Sanu.

“Apanya?” Tanya Mala balik bertanya bingung dengan Sanu, melihat Mala yang kebingungan membuat Sanu kembali memasang wajah senyum terpaksa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: