Behind: Impossible

Dafa terus meilirik ponselnya, berharap bahwa wanita yang bernama Keken tadi menelponnya atau sekedar mengeriminya pesan guna mengganti uangnya sebagai alasan, Dafa tidak sama sekali mengharapakan kembalinya uang yang ia beri, hanya saja ia ingin bertemu dengan wanita itu lagi, ada banyak pertanyaan yang muncul ke kepalanya karena gelang kupu – kupu yang dikenakan wanita tersebut.
Dafa menyadari bahwa gelang itu tentu saja bukan satu – satunya gelang di dunia ini, bisa saja gelang yang wanita bernama Keken itu tadi hanya mirip, namun seolah mengikuti feeling, Dafa merasa bahwa wanita itu tahu sesuatu tentang wanita bernama, Veera. Dafa sudah sangat lama mencari tahu tentang seorang wanita bernama Veera yang selalu memakai gelang kupu – kupu yang sama dengan yang ia simpan beserta kalung bunga yang harusnya wanita tersebut juga memiliki kalung bunga seperti miliknya, tidak, tepatnya milik mendiang ibunya.
Dafa bahkan sudah mengerahkan detektif terbaik, namun hanya sekedar biodata Veera yang sekarang tidak berguna yang dapat mereka temukan dan itu membuat Dafa muak, kabar kematian seorang wanita bernama Veera yang sesuai dengan ciri – ciri yang ia cari juga terdengar olehnya, namun sulit untuk mempercayai bahwa wanita yang sangat pintar bersembunyi itu telah tiada. Selain karena tidak ditemukan mayat Veera yang ingin dilihatanya banyak orang yang tutup mulut tentang Veera hingga hari ini. Dan melihat wanita yang bernama Keken tadi membuat secercah harapan datang pada Dafa.
Dering ponsel yang terdengar membuat Dafa tersentak dari pikirannya dan segera mengambil ponselnya cepat berharap bahwa wanita tersebutlah yang menelponnya, namun id caller bernama ‘Sanu’lah yang terpampang di layar ponselnya membuatnya mendengus kesal.
“Apa?!” Tanya Dafa kesal sedetik setelah ia menekan tanda hijau di ponselnya.
“napa sih Daf, sensi banget lo, untung aja gue sabar jadi masih bisa tahan sama lo,” ujar Sanu.
“Ck, cepet gue lagi nggak mood dengar cerita lo,” ujar Dafa.
“Gue tahu, tentang Veera.” Ucap Sanu langsung pada intinya. (*)
Bersambung
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: