>

Behind: Impossible

Behind: Impossible

“gue punya tempat makan langganan, enak, kesana nggak?” tawar Sanu.

“Enakan ke kafe yang baru buka aja, banyak diskon baru dua hari buka juga, sekalian kita nonton soalnya ada bioskop nggak jauh kok dari kafenya.” Ucap Kirana mencoba menawarkan pilihan lain.

“Iya, sekalian aja soalnya ada film horror yang baru rilis, nggak sabar banget buat nontonya!” ujar Keken bersemangat, Dafa mencoba menahan senyum sebisanya, tingkah Keken benar – benar menggemaskan menurutnya.

“Oke, kita ke kafe sana. Naik mobil gue ada disana” ujar Dafa memberi arahan, Keken dan Kirana segera pergi, sedang Sanu menahan Dafa agar mereka agak tidak terlalu dekat pada Kirana dan Keken.

“Jangan keliatan banget dong Daf, sama Kirana tadi!” Bisik Sanu.

“Sorry, dibanding Kirana, gue lebih takut nggak bisa nahan diri sama Keken,” ujar Dafa sambil terkekeh dan meninggalkan Danu yang menatapnya kesal. (*)

Bersambung

 

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: